
BUANAINDONESIA.COM, KEPRI – Jenasah polisi yang ditemukan tewas pada Sabtu sore, 3 Desember 2016 di Perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau diterbangkan ke Batam untuk di identifikasi di RS Bhayangkara Polri di Nongsa.
“ Tubuh korban, boleh dibilang tidak utuh, di tempat duduk pesawat, ” kata Kepala UPT Syahbandar Pelabuhan Senayang, Kabupaten Lingga, Azwae Anas.
Selain menemukan satu jenazah korban pesawat jatuh, beberapa barang milik penumpang ditemukan. Barang-barang yang ditemukan yaitu kursi-kursi, tas milik penumpang dan topi bertuliskan Polri dan foto-foto pemiliknya dengan menggunakan pakaian dinas.
Sementara itu, pencarian terhadap ke-12 anggota Polri lainnya tengah dilakukan pada hari ini.
Sebelimnya dikabarkan pesawat Polri Type M 28 Sky truck dengan rute Pangkal Pinang, Babel menuju Batam, Kepri take off pukul 09.24 WIB. Pesawat dijadwalkan pukul 10.58 WIB, namun pukul 10.05 dinyatakan telah hilang kontak. Saat itu pesawat membawa 13 penumpang yang terdiri dari 5 crew dan 8 penumpang. Mereka adalah
AKP Budi Waluyo (pilot), AKP Eka Barokah (pilot), AKP Tonce (pilot), Brigadir Joko Sujarwo (mekanik), Brigadir Mustofa (mekanik), AKP Abdul Munir (penumpang), AKP Safran (penumpang), Bripka Erwin (penumpang), Briptu Andi Z (penumpang), Bripda Rizal (penumpang), Bripda Eri (penumpang), Brigadir Suwarno (penumpang), Brigadir Joko Sungatno (penumpang)
( Sumber : Div Humas Mabes Polri )








