Pengemudi Transportasi Online Demo Lagi

17.619 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Ratusan pengemudi  jasa ojek online yang tergabung dalam Gerakan Aksi Damai (GERAM) Online Nasional melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate Provinsi Jawa Barat  Senin, 20 November 2017

Advertisement

Pernyataan sikap mereka berisi  5 tuntutan yaitu, menuntut ditiadakannya provokasi kekerasan dan intimidasi dalam bentuk tulisan dan banner di seluruh wilayah Bandung Jawa Barat dan seluruh Indonesia serta usut tuntas pelaku kekerasan perorangan atau terorganisir terhadap Insan online tanpa mediasi dan perdamaian. Kedua menolak pengaturan dalam kendali organda dan organisasi bentukan yang sama di bawahnya, selanjutny menjaga kemandirian online tetap berdiri sendiri tanpa terikat dalam bentuk badan hukum ataupun koperasi dan sebagainy, merevisi Permenhub 108 sekarang juga serta menolak tegas rencana rancangan terkait roda dua tanpa adanya kendali atas aplikasi sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas hubungan kemitraan dengan insan aplikasi online online.

Aksi di dominasi oleh pengendara ojeg asal Bandung, yang terdiri dari 40 komunitas yang di bagi 5 wilayah di kota Bandung, masa aksi menitik berat kan pada intimidasi driver oleh ojeg pangkalan berupa tindak kekerasan dan intimidasi lewat tulisan yang masih banyak tersebar di Bandung Timur

” Kami berharap adanya saling menghargai antara ojeg online dengan ojek pangkalan (OMPANG), karena jika masih ada intimidasi dari OMPANG  ditakutkan merambah kesetiap daerah di Jawa Barat bahkan di setiap Indonesia” ujar Edwin Suteja Korlap Himpunan Driver Bandung Raya (HDBR) Bandung Selatan, “ kata dia.

Advertisement