BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL- Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, Anwar Sanusi mengatakan, sejak Presiden Jokowi-JK dilantik 4 tahun silam ada 9 nawacita yang ingin dicapai pemerintah.
“Ada beberapa mandat yang menjadi tugas yang akan dijalankan pemerintah. Salah satunya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,”Kata Anwar Sanusi saat menjadi Narsumber acara Konferensi Pers Forum Merdeka Barat 9 di Griya Agung Palembang, Senin 4 Februari 2019
Dikatakan Peningkatan kesejahteraan masyarakat diukur dengan meningkatnya desa yang keluar dari ketertinggalan dan menjadi mandiri.
“Komitmen pemerintah sangat tinggi dengan penyaluran dana desa Rp20 triliun lebih tahun pertama,” ujarnya
Diakuinya karena masih tahap awal regulasi kelembagaan maupun kesiapan belum begitu optimal sehingga dana desa yang disalurkan baru terserap 80% saja.
“Komitmen pemerintah tidak berkurang meskipun banyak kritik terkait serapan. Bahkan dana desa dinaikkan kembali menjadi Rp46 Triliun lebih,”ujarnya
Ditegaskan, Dana desa tidak ada pengurangan menandakan komitmen pemerintah ini instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Tahun 2019 jumlahnya naik lagi menjadi Rp70Triliun,” jelas
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Ir.H Mawardi Yahya mengatakan bantuan dana desa yang digulirkan pemerintah sejak 2014 silam sangat besar manfaatnya bagi masyarakat Sumsel.
Dia menyarankan perlu dilakukan pengawasan yang lebih ketat agar dana yang mestinya diperuntukan bagi kesejahteraan masyarakat di desa-desa tidak disalahgunakan.
“Manfaatnya yang baik tentu harus kita teruskan, yang kurang juga harus dievaluasi,”tegasnya
Dikatakan dana desa harus diawasi karena bisa saja arahnya “berbelok” sampai ke kebun-kebun pribadi. “Saya minta ada pengawasan tentang dana desa ini,” jelas mantan Bupati Ogan Ilir (OI) dua periode.








