BUANAINDONESIA, BANYUASIN- Bupati Banyuasin H Askolani, SH.MH beserta unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Banyuasin, Puasa Ramadhan 1442 Hijriah akan berkeliling 21 kecamatan. Dalam rangkaian kegiatan safari Ramadhan.
Sekaligus meninjau hasil pembangunan visi misi Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera(BBAS), dengan 7 program andalan dan 12 gerakan bersama masyarakat. Yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
Kegiatan safari Ramadhan kelima, Selasa 20 April 2021 di Masjid Jamik Desa Sungsang II Kecamatan Banyuasin II.
Kegiatan Safari Ramadhan sudah dilaksanakan dari, tanggal 14 April – 8 Mei 2021. Pembukaan Safari diimulai 8 April 2021 di Masjid Agung Al – Amir. Dengan diisi ceramah agama Ustadz Solihin Hasibuan. Dilanjutkan dengan buka bersama, sholat Maghrib dan taraweh berjamaah.

Sedangkan, Safari Ramadhan kedua di Masjid Darussalam Desa Cendana Kecamatan Muara Sugihan, Ketiga di Masjid Jamiatul Muslimin Kelurahan Makartijaya Kecamatan Makartijaya, Keempat di Masjid Darul Muttaqin Desa Sidomulyo Kecamatan Tungkal Ilir, Masjid Quba Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur.
Sedangkan selanjutnya, di Masjid Al Khoiriyah Desa Daya Makmur Kecamatan Muara Padang, Masjid Baiturrahman Desa Tirta Makmur Kecamatan Air Kumbang, serta Masjid Al Muhajirin Desa Taja Raya I Kecamatan Betung.
Masjid Baiturrahman Desa Salek Mukti Kecamatan Air Saleh, Masjid Aflahul Mukminin Desa Terusan Dalam Kecamatan Sumber Marga Telang, Masjid Al Muhajirin Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I, Masjid Al Hidayah Desa Durian Gadis Kecamatan Rambutan, Masjid Baitul Iman Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa dan Masjid Baiturrohmah Desa Telang Jaya Kecamatan Muara Telang.
Kemudian, Masjid Jami’al Muttaqin Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan, Masjid Miftahul Jannah Desa Bunga Karang Kecamatan Tanjung Lagi, Masjid Falahul Muhajirin Desa Rukun Makmur Kecamatan Pulau Rimau, Masjid Nurul Hidayah Desa Sumber Rejeki Kecamatan Karang Agung Ilir, Masjid Nurul Hikmah Desa Santan Sari Kecamatan Sembawa, Masjid Al Muttaqin Desa Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh dan Masjid Taqwa Desa Galang Tinggi Kecamatan Banyuasin III.
Bupati Askolani menegaskan bahwa safari Ramadhan ini bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk menjalin kebersamaan dan kekompakan dengan masyarakat.
“Melepas kangen dan silaturahmi dengan masyarakat,”Kata H.Askolani, SH.MH. Selasa 20 April 2021 didampingi Camat Banyuasin II, Salinan, S.Sos. MM.
Selain itu, juga untuk melihat kondisi langsung serta persoalan-persoalan yang ada di Masyarakat Sungsung II dan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Dengan kegiatan ini, setidaknya pihaknya akan banyak mendapatkan informasi terkait proses pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan.
“Sungsang akan kita jadikan Kota Metropolis kedua setelah Kota Pangkalan Balai,”ujarnya.
Dikatakan, rangkaian kegiatan Ssafari Ramadhan, kita akan menyalurkan bantuan pembangunan masjid, menyalurkan santunan bagi kaum duafa yang dititipkan melalui Baznas Banyuasin, meninjau hasil pembangunan dan juga memberikan pelayanan.

“Kita memberikan pelayanan administrasi kependudukan dan kesehatan kepada masyarakat,” tegas Bupati Askolani.
Selanjutnya, Safari Ramadhan ini, termasuk dalam program Banyuasin religius. Dan telah dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu.
“Kegiatan safari ini untuk membangun mental spiritual masyarakat, karena kita juga mendatangkan para penceramah yang akan mengisi siraman rohani.,” tandas suami dokter Fitri Askolani
Kegiatan Safari Ramadhan tetap menerapkan protokol kesehatan, wajib Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir (3M)
“Agar terhindar dari COVID-19,”ujar Askolani.
Dikatakan, safari Ramadhan momentum untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan 12 gerakan bersama masyarakat, yakni Gerbang Keren, Gerakan Gotong-royong (Gorong), Gerakan Menuntut Amal (Gema), Gerakan Tanam Sayur Mayur (Gertas), Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (Simanis), Begesa, Gerbang Tobaru, Gerakan Memelihara Ternak Unggas (Gemar Tugas), Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak), Pulau Buah, Program Optimalisasi Rumah Masyarakat (Pro Rakyat) dan Gerakan Peduli Sampah (GPS).








