Pemerintah Sumsel Bantu 5 Ton Beras ke Pagar Alam Terdampak COVID-19.

10.727 dilihat

BUANAINDONESIA, PAGARALAM – Berbagai bantuan terus digelontorkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bagi warga yang terdampak COVID-19.

Dalam kunjungan kerja di Kota Pagaralam, Sabtu 4 September Wakil Gubernur H. Mawardi Yahya (MY) memberikan bantuan beras 5 ton.

Advertisement

“Bantuan ini bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kota Pagaralam. Mudah-mudahan ini dapat meringankan dimasa pandemi ini,” kata Mawardi. Sabtu (4/9)

Dikatakan, sasaran bantuan masyarakat yang masuk dalam golongan menengah ke bawah.

“Bantuan ini juga sekaligus mengisi kekosongan bantuan dari pemerintah pusat. Masyarakat yang tidak ada dalam DTKS juga berhak menerimanya asal memang memenuhi syarat,” terangnya.

Sementara itu, terkait COVID-19 di Sumsel, Mawardi menyebut kasus tersebut sudah melandai. Hal itu menandakan, jika penanganan COVID-19.di Sumsel telah berjalan baik.

“Turunnya angka penyebaran COVID-19. ini memang merupakan harapan kita. Namun upaya penanganan ini tidak boleh berhenti,” terangnya.

Untuk mendukung penanganan COVID-19 di Sumsel secara maksimal, Pemrintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus melobi pemerintah pusat untuk menambah pasokan vaksin agar pelaksanaan vaksinasi segera selesai.

“Data terbaru, vaksinasi di Sumsel baru 18 persen, sedangkan untuk Pagaralam baru 22 persen. Kita terus upayakan agar vaksin ini terus tersedia dan bisa langsung diberikan kepada masyarakat.

Sementara itu, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, bantuan 5 ton beras yang diperuntukkan bagi masyarakat tersebut tentu sangat berarti.

“Kita sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dimasa kepemimpinan HDMY ini bantuan diberikan secara merata. Termasuk bantuan dalam upaya penanganan COVID-19,” katanya.

Dijelaskan, saat ini Pemkot Pagaralam dan berbagai pihak tengah berupaya memberikan vaksinasi kepada seluruh masyarakat.

“Kita harus membentengi diri dengan vaksin ini untuk hidup berdampingan dengan COVID-19,” pungkasnya. ( R/Wardoyo)

Advertisement