Salah Satu Kesenian Tradisional Kebanggaan Masyarakat Yang Hampir Lenyap

13.660 dilihat
kesenian genjring rampak

KUNINGAN, Buana Indonesia- Perkembangan peradaban dan kebudaya serta kemajuan jaman, menjadi ancaman tersendiri bagi kesenian tradisional kita. Tanpa perhatian dan peran kita bersama, Pada gilirannya kesenian tradisional akan terpinggirkan dan terlupakan. Termasuk kesenian khas Kampung Cirahayu Kabupaten Kuningan Jawa barat yaitu kesenian Genjring rampak, kesenian ini kini mulai langka terdengar.

Genjring rampak  merupakan kebanggaan rakyat kampung cirahayu karna memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Maka  Diera tahun ’70 an hingga ’80 an merupakan jaman keemasan dari kesenian ini, Sehingga para pemainnya seringkali kewalahan untuk menerima jom bermain.

Advertisement

Karwijaya  adalah salah seorang yang higga kini masih menekuni kesenian ini pada media ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kesenian warisan leluhur kampung cirahayu yang ia tekuninya itu dahulu sering dijadikan media untuk kepentingan tertentu. Termasuk

Menurut Karwijaya, Pada awalnya genjring rampak hanya sebagai sarana untuk menyebarkan ajaran Islam, Tapi dalam perkembanganya juga sebagai media komunikasi budaya untuk mengajarkan tata kehidupan dan tuntunan kebaikan lainnya.

Dalam setiap pertunjukan kata dia, lakon yang diceritakan oleh dalang dalam genjring rampak itu antara lain kisah-kisah sejarah kebudayaan Islam, Dalam satu grup genjring rampak paling tidak ada 100 personil, selain dalang ada yang memainkan Jedor, genjring, bedug, dan Penerus.

Masih menurut Karwijaya mudahnya masyarakat menerima pengaruh kebudayaan modern. Apalagi bagi insan seniman genjring rampak, honor pentas tidak lagi menggiurkan, ditambahlagi kurangnya keperdulian pemerintah setempat terhadap pelestarian keberadaan kesenian ini mengakibatrkan   kesenian ini  sulit sekali untuk berkembang.

Meskipun demikian kata dia, dirinya masih berupaya dan masih masih tetap mempunyai angan-angan untuk tetap terus melanjutkan perjuangan untuk melestarikan salah satu seni budaya warisan leluhurnya ini. (muis)

Advertisement