
BANYUASIN, Buana Indonesia– Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Banyuasin akan membentuk pansus untuk menangani permasalahan bangunan termasuk gedung perguruan tinggi yang sampai saat ini terbengkalai “kami secepatnya akan membentuk pansus” ungkap Askolani saat dimintai komentar terkait hal ini diruang kerjannya kamis (27/09/2012)
Pantauan dilapangan diseputaran jalan lingkar kabupaten Banyuasin setidaknya ada dua bangunan yang sudah dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten Banyuasin namun sampai saai ini terkesan masih terbengkalai.
Selain gedung perguruan tinggi yang sampai saat ini belum berpungsi, dijalan lingkar dekat perumahan gria praja juga terdapat bangunan makam pahlawan terlihat tidak terawat, didalam lahan taman makam pahlawan terlihat tumbuhan rumput hampir melebihi pagarnya. Anehnya meskipun sudah lebih kurang dua tahun berdiri para peteran tidak mengetahui tentang keberadaan taman makam pahlawan tersebu.
Menurut Askolani banyak gedung maupun bangunan yang terbengkalai tersebut akibat kurang seriusnya pemerintah didalam menjalankan program yang telah direncanakan akibatnya banyak program-prograam yang terabaikan.”seperti halnya PDAM yang telah menghabiskan biaya sekitar 125 milyar ditambah 14 milyar di tahun 2012 “ beber Askolani
Selain kurang seriusnya didalam menjalankan program kata Asskolani juga akibat kurang matangnya perencanaan awal dalam pembangunan “kalau perencanaanya matang mudah-mudahan tidak mungkin terjadi bangunan terbengkalai seperti begitu. Selama ini pemerintah hanya membangun saja, karna ada duitnya ” pungkasnya







