
BUANAINDONESIA OGAN ILIR – Tradisi balap speed boat yang dilaksanakan setiap tahun nya disaat hari lebaran menelan korban jiwa. Speedboat yang ditumpangi sebanyak 10 remaja putra putri terbalik akibat tak mampu memecah ombak. Sebanyak 8 orang berhasil diselamatkan, sementara dua remaja putri yang diduga tak bisa berenang tenggelam dan ditemukan tewas tak jauh dari lokasi kejadian setelah dilakukan pencarian. Balap speed boat terbalik saat sedang bermanuver di desa tebing gerinting utara indralaya ogan ilir sumatera selatan , selasa sore. (18/6/2024).
Seluruh para korban langsung dipindahkan ke speedboat lain nya, lalu dievakuasi ke daratan ketempat yang lebih aman. Sedikitnya ada 8 orang yang berhasil diselamatkan, sementara dua remaja putri yang diduga tak bisa berenang hilang dan tenggelam.
Warga dan kepolisian melakukan penyisiran di lokasi kejadian hingga malam. Setelah dilakukan pencarian dua remaja putri nazura putri balqis dan jenny clarissa akhirnya ditemukan.
Kedua korban ditemukan sekitar pukul 20.30 wib, dan ditemukan tak jauh dari lokasi pertama kali speedboat yang ditumpanginya terbalik. Kedua korban ditemukan dengan kondisi tak bernyawa.
Oleh petugas dan warga keduanya langsung dievakuasi kerumah duka.
Ahmad Toriq mengatakan, saat speedboat terbalik kedua korban tidak bisa keluar sehingga keduany cukup lama berada didalam air.
Saat membantu proses evakuasi ahmad sempat mempertanyakan apakah penumpangnya sudah cukup saat dievakuasi, dan setelah di data barulah diketahui ada dua orang penumpang dinyatakan hilang.
“speedboat tu ngebut terbalik seperti ini , jadi tidak bisa keluarlah anak anak ini,. aku tanya sama si sopir cukup atau tidak orang orang nya ini , katanya cukup jadi ku marah marahi sopir,ada hilang dua, katanya ada kawan aku hilang dua, ketahuan disitulah, jumlah penumpang 10 cewek 7 cowok 3, yang selamat 8, masih dilakukan pencarian, ditebing kriting, dewa, sungai lepung sopir, tidak tau, dusun tanjung lubuk satu, tidak tau pak namanya,”katanya.
Tradisi balap speedboat ini memang setiap tahun dilaksanakan warga baik remaja maupun orang dewasa.
Biasanya dalam satu speedboat membawa penumpang berjumlah 10 hingga 12 orang dengan ongkos per orang nya di patok 15 hingga 20 ribu rupiah untuk melaksanakn balap dengan manuver dan skil yang dimiliki oleh joki nya.
Namun naas speedboat dengan merek dua permata melaju dari arah pasar indralaya menuju finis di tebinggrinting utra tak mampu memecah ombak membuat speed boat tersebut terbalik saat membawa 10 penumpang.
Setelah rekan speedboat lainya mendekat hendak melakukan pertolongan 8 orang berhasil diselamatkan, namun naas bagi dua penumpang putri yang diketahui bernama nazura putri balqis dan jenny clarissa tak ditemukan saat di evakuasi.







