Pastikan Arus Mudik Lancar, Menhub dan Gubernur Jabar Tinjau Kesiapan Jalur di Garut

2.533 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Upaya menjamin kelancaran arus mudik Lebaran 2026 terus dimatangkan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah. Menteri Perhubungan RI bersama Gubernur Jawa Barat melakukan peninjauan langsung kesiapan jalur mudik di Kabupaten Garut, yang dipusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Sabtu (14/3/2026). 

Advertisement

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalur nasional maupun provinsi siap dilalui pemudik. Selain mengecek infrastruktur dan pengaturan lalu lintas, pemerintah juga menyalurkan kompensasi kepada para pengemudi transportasi tradisional, seperti kusir delman dan penarik becak, sebagai langkah strategis mengurangi potensi kepadatan kendaraan di jalur utama saat puncak mudik.

Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa selama periode puncak mudik, operasional kendaraan tidak bermotor di jalur utama akan dihentikan sementara. Sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan penghasilan para pengemudi, pemerintah provinsi menyalurkan bantuan kompensasi sebesar Rp200 ribu per hari kepada masing-masing penerima.

Di Kabupaten Garut, bantuan tersebut diberikan kepada 483 kendaraan tradisional, terdiri dari 477 delman dan 6 becak. Program ini diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas pemudik sekaligus menjaga perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Menteri Perhubungan mengapresiasi kebijakan tersebut karena dinilai efektif dalam membantu pengaturan lalu lintas selama musim mudik. Menurutnya, langkah ini tidak hanya berdampak pada kelancaran perjalanan pemudik, tetapi juga memberikan nilai manfaat langsung bagi pelaku transportasi tradisional.

Sementara itu, Bupati Garut menegaskan kesiapan daerahnya dalam menyambut lonjakan pemudik tahun ini. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat, termasuk percepatan perbaikan jalan, peningkatan penerangan jalan umum, serta penyiapan layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik.

Beberapa jalur alternatif yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki. Selain itu, Pos Terpadu disiapkan di empat titik strategis, yakni Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Bupati juga menilai momentum mudik menjadi peluang penting untuk mempromosikan potensi daerah. Ia berharap para pemudik yang melintas dapat membawa kesan positif terhadap kondisi Garut saat ini, sehingga mendorong kunjungan wisata di masa mendatang.

Langkah kesiapan jalur mudik Garut 2026 meliputi:

Penuntasan perbaikan jalan utama dan jalur alternatif

Pemasangan serta pemeliharaan lampu penerangan jalan

Penyiagaan layanan Puskesmas selama 24 jam

Penyediaan rest area serta peningkatan kebersihan fasilitas umum 🧹

Advertisement