Pemkab Garut Perkuat Gerakan Pengolahan Sampah Mandiri Hingga Tingkat Sekolah

2.431 dilihat

 

Advertisement

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong terciptanya sistem pengelolaan sampah yang mandiri dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menerima kunjungan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Kantor Bupati Garut, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan itu menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut menegaskan bahwa penyelesaian masalah sampah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah daerah. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat mulai dari lingkungan rumah tangga, sekolah, perkantoran hingga tingkat kecamatan.

Ia mengatakan, gerakan pengolahan sampah mandiri sebenarnya telah berjalan di sejumlah wilayah, namun ke depan akan lebih dioptimalkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya sekaligus menjalankan arahan pemerintah pusat,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Selain itu, Bupati Garut juga menyoroti pentingnya penerapan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah. Sampah dinilai tidak hanya sebagai limbah, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila diolah secara tepat dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat menjadi solusi jangka panjang tanpa harus selalu membutuhkan biaya besar, karena pemanfaatannya bisa dilakukan dengan memaksimalkan potensi dan sarana yang telah tersedia.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Lingkungan Hidup RI, Mohammad Noor Andi Kusumah, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Garut. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan program nasional pengurangan sampah melalui pengolahan sejak dari sumbernya sebelum masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Ia pun mendukung penuh penguatan pengelolaan sampah yang dimulai dari kawasan permukiman, sekolah dan lingkungan perkantoran sebagai langkah strategis membangun budaya peduli lingkungan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, memastikan pihaknya segera menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat agar pengelolaan sampah mandiri dapat diterapkan lebih optimal di setiap wilayah Kabupaten Garut.

Advertisement