Bupati Garut Dorong Penerapan Sistem Merit untuk Wujudkan ASN Profesional

544 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID,  GARUT  – Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan berbagai langkah pembenahan dalam pengelolaan aparatur sipil negara guna menciptakan birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kompetensi. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (8/6/2026).

Advertisement

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pengembangan karier ASN harus dibangun berdasarkan kemampuan, prestasi, dan kompetensi yang terukur. Dengan jumlah pegawai yang mencapai lebih dari 20 ribu orang, diperlukan sistem yang mampu memetakan potensi dan kinerja aparatur secara menyeluruh.

Menurutnya, tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah adalah belum tersedianya data yang benar-benar komprehensif terkait kualitas dan kapasitas setiap pegawai. Kondisi tersebut berpotensi membuat sejumlah ASN berprestasi, terutama yang bertugas di wilayah terpencil, belum memperoleh kesempatan yang sama dalam pengembangan karier.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Garut berkomitmen mengimplementasikan Manajemen Talenta yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sistem ini diharapkan mampu menjadi instrumen utama dalam menciptakan pola promosi dan mutasi jabatan yang lebih objektif serta berbasis merit.

Selain penerapan manajemen talenta, pemerintah daerah juga mempercepat pelaksanaan Uji Kompetensi bagi ASN. Pada tahun 2026, sebanyak 2.000 pegawai telah diproyeksikan mengikuti proses tersebut sebagai bagian dari upaya pemetaan kompetensi secara menyeluruh.

Melalui hasil uji kompetensi, Pemkab Garut akan memiliki basis data yang lebih akurat mengenai potensi, kemampuan, serta kesiapan pegawai dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam proses pengembangan karier dan penempatan jabatan.

Bupati menilai langkah tersebut penting untuk memastikan setiap ASN memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kualitas dan kinerja yang dimiliki. Dengan demikian, sistem kepegawaian yang adil dan profesional dapat terwujud di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Pada kesempatan yang sama, Bupati turut mengapresiasi kinerja Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut yang berhasil meraih penghargaan sebagai kabupaten terbaik ketiga di wilayah Banten dan Jawa Barat dalam pengelolaan manajemen talenta.

Ia berharap seluruh ASN dapat mendukung proses transformasi tersebut dengan mengikuti Uji Kompetensi secara serius. Melalui penguatan kapasitas aparatur, Pemkab Garut optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif.

Advertisement