Kemensos RI Verifikasi Lokasi Sekolah Rakyat di Garut, Pemkab Siapkan Dukungan Penuh

595 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Pemerintah Kabupaten Garut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) bidang pendidikan dan sosial. Salah satunya melalui penerimaan kunjungan kerja tim dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk meninjau rencana lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut, Rabu (13/5/2026).

Advertisement

Kunjungan tersebut diterima langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Herman, beserta jajaran.

Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan nonformal di Kabupaten Garut. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Garut. Pemerintah Kabupaten Garut akan serius menyiapkan seluruh persyaratan agar program ini dapat berjalan lancar dan segera terealisasi,” ujar Syakur.

Sementara itu, Herman menjelaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan lokasi yang diusulkan memenuhi ketentuan teknis sesuai standar PSN. Menurutnya, terdapat sejumlah syarat utama yang harus dipenuhi, di antaranya status lahan yang jelas dan bersertifikat, bebas sengketa, tidak berada di kawasan rawan bencana, bukan lahan LP2B maupun Sawah yang Dilindungi (SYD), serta memiliki kondisi tanah yang stabil.

Ia menambahkan, aspek teknis kelayakan lahan nantinya akan diverifikasi lebih lanjut oleh Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk terkait tingkat kemiringan tanah yang tidak boleh melebihi 10 persen.

“Penilaian teknis akan dipastikan oleh Kementerian PU, terutama untuk memastikan lokasi aman, tidak rawan bencana, dan memiliki kontur tanah yang sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, mengungkapkan bahwa program rintisan Sekolah Rakyat di Garut saat ini telah berjalan dengan membina 75 siswa yang terbagi ke dalam tiga rombongan belajar.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan Garut masuk dalam kandidat pembangunan Sekolah Rakyat permanen pada tahun 2026. Ia berharap hasil peninjauan lapangan mendapat persetujuan dari Kementerian PU melalui Kantor Wilayah Provinsi Jawa Barat sehingga pembangunan dapat segera dimulai.

Adapun dalam agenda tersebut, tim dari Kemensos RI bersama Dinas Sosial Kabupaten Garut dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Garut turut melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan berada di wilayah Kecamatan Cikelet.

Advertisement