Belajar Hadapi Bencana Sejak Dini, Senyum Anak-anak Kuala Cangkoi Warnai Rumah Edukasi Anak Tangguh

714 dilihat
Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Fauzan membuka Rumah Edukasi Anak Tangguh dan Peluncuran Program Membangun Ketangguhan Anak Dalam Menghadapi Bencana di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Melalui program ini, ia berharap kolaborasi antara PHE NSO dengan Pemerintah Aceh Utara dalam memenuhi kebutuhan ruang belajar semakin kuat.
Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Fauzan membuka Rumah Edukasi Anak Tangguh dan Peluncuran Program Membangun Ketangguhan Anak Dalam Menghadapi Bencana di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara. Melalui program ini, ia berharap kolaborasi antara PHE NSO dengan Pemerintah Aceh Utara dalam memenuhi kebutuhan ruang belajar semakin kuat.
BUANAINDONESIA.CO.ID ACEH UTARA– Tawa dan senyum puluhan anak memecah suasana di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (10/7/2026). Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, mereka berkumpul di sebuah rumah sederhana yang kini menjadi tempat baru untuk belajar. Bukan hanya belajar membaca atau berhitung, tetapi juga memahami bagaimana melindungi diri ketika bencana datang.

Di desa yang berada tak jauh dari kawasan pesisir itu, ancaman bencana bukanlah cerita yang asing. Karena itu, kehadiran Rumah Edukasi Anak Tangguh menjadi harapan baru agar anak-anak memiliki bekal pengetahuan dan keberanian menghadapi situasi darurat sejak usia dini.

Rumah edukasi tersebut diresmikan oleh PT Pertamina Hulu Energi North Sumatra Offshore (PHE NSO) bersama Yayasan Solidaritas Aksi Peduli (YSAP) melalui peluncuran Program Membangun Ketangguhan Anak Dalam Menghadapi Bencana.

Advertisement

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Fauzan, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik hadirnya program tersebut karena perlindungan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah maupun tempat mengaji.

“Tentu saja pemerintah daerah mendukung pelaksanaan Program Rumah Edukasi Anak Tangguh. Tantangan pengasuhan anak saat ini memerlukan keterlibatan aktif keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Fauzan, anak merupakan kelompok yang paling rentan ketika terjadi bencana. Selain berisiko terhadap keselamatan, mereka juga rentan mengalami trauma psikologis, kekerasan, hingga kehilangan akses terhadap informasi yang benar mengenai cara melindungi diri.

Karena itu, melalui Rumah Edukasi Anak Tangguh, anak-anak akan dibekali pengetahuan mengenai kesiapsiagaan bencana dengan metode belajar yang menyenangkan, partisipatif, dan ramah anak.

Sebelum rumah edukasi diresmikan, PHE NSO bersama YSAP lebih dahulu menggelar dialog bersama sekitar 50 orang tua, perangkat desa, imam gampong, dan tokoh masyarakat di Meunasah Desa Kuala Cangkoi. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun kesepahaman bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak Desa Kuala Cangkoi. Anak-anak dari desa sekitar seperti Kuala Keureuto, Matang Baroh, dan Keude Lapang juga ikut bergabung. Hingga saat ini tercatat sebanyak 40 anak telah mendaftar dan akan mengikuti pembelajaran yang dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga awal September 2026.

Manager Community Involvement Development (CID) Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan PHE NSO terus berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan baru kepada anak-anak mengenai perlindungan diri serta kesiapsiagaan menghadapi bencana,” katanya.

Ia menambahkan, setiap anak memiliki hak untuk tumbuh di lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

“Setiap anak adalah cahaya harapan bangsa. Mari kita ciptakan ruang aman dan penuh kasih untuk anak-anak tumbuh, bermimpi, dan bersinar,” ungkap Iwan.

Menurutnya, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya PHE NSO mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, lingkungan, hingga kebencanaan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Melalui Rumah Edukasi Anak Tangguh, PHE NSO berharap bukan hanya melahirkan anak-anak yang memahami cara menyelamatkan diri saat bencana, tetapi juga generasi yang lebih tangguh, peduli terhadap lingkungan, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Advertisement