Debat Publik Calon Bupati & Wakil Bupati Banyuasin Nyaris Batal

9.921 dilihat
tempat duduk pasangan Yan anton dan suproyono yang kosong
tempat duduk pasangan Yan anton dan suproyono yang kosong

BANYUASIN, buanaindonesia.com- Dikarnakan tidak hadirnya pasangan YAN-SAS dalam acara debat publik yang digelar di gedung graha sedulang setudung pemkab banyuasin minggu (02/06) acara debat publik sendiri nyaris batal Pasalnya, lima pasangan calon bupati dan wakil bupati tidak akan  mengikuti acara  debat publik  tersebut jika, calon bupati dan wakil bupati  nomor  1 tidak dihadirkan. KPU Banyuasin, Yusarla serontak memberikan jawaban, kendati  calon nomor 1  tidak hadir dalam acara  debat publik tersebut,  acara  debat publik tetap  dilanjutkan atau  tetap digelar.

Calon wakil bupati  Agus Sutikno nomor 3 Hazbi-Bagus (H Hazuar Bidui AZ, S Sos, MM-Agus Sutikno) mengawali  intrupsi dengan mempertanyakan  kenapa debat  publik ini  yang semestinya  dihadiri  oleh  enam  calon bupati dan  calon wakil bupati banyuasin , kini  hanya  diikuti  lima calon  bupati dan wakil bupati banyuasin, sementara  yang  calon bupati  dan wakil  bupati nomor 1  tidak hadir. “apakah debat ini hanya untuk lima pasang calon saja sedangkan calon sendiri ada 6 pasang”kata agus sutikno

Advertisement

Lima calon bupati  dan wakil bupati Banyuasin yang dimaksud adalah, Agus Supatra-Sugeng nomor 2 dari independe, H Hazuar Bidui AZ-Agus Sutikno  nomor 3 (HAZBI-BAGUS), H Arkoni MD-Hj Nurmala Dewi nomor 4 (ANNUR), H Askolani-Idasril  nomor 5 (ADIL), dan  nomor 6 H Slamet-Syamsuri H Anang Jahri.

Sementara disusul  dengan calon wakil bupati  Banyuasin  dari  independent,  Syamsuri H Anang Jahri  menyatakan bahwa mereka tidak akan mengikuti  debat  publik jika nomor 1  tidak dihadirkan “kami akan keluar kalau nomor 1 (yan-sas) tidak hadir dalam acara ini”

Begitu juga dengan calon wakil  bupati Bayuasin  Hj Nurmala Dewi, jika  tidak ada konsekuensi  bagi yang tidak  hadir dalam acara debat publik  ini kami juga  tidak  mau ikut. Sedangkan calon bupati  banyuasin H Askolani, sangat menyayangkan kenapa nomor 1 tidak hadir, padahal  dalam debat publik bertujuan untuk menyampaikan visi dan missi. “Kalau  begitu  minta waktu kami 10 menit  untuk rapat  dengan  calon   bupati dan wakil bupati  yang lainnya,” kata  Arkoni  kepada  moderator.

Sedangkan Agus Saputra calon bupati, menyatakan  dengan ketidak hadiran  nomor 1 membuktikan bahwa  calon nomor 1 Yan Anton Ferdian-SA Supriono tidak ada kemampuan, buktinya  takut  untuk hadir dalam acara debat publik  ini.

Usai disekor beberapa menit, Indiarto Pribadi mempertanyakan apakah  acara debat  publik   ini  dilanjutkan, jawab  Arkoni  boleh dilanjutkan, hadirin  bertepuk tangan, asal   bukan debat kandidat melainkan hanya  menyampaikan visi dan missi. “Tidak debat, tapi hanya sampaikan visi dan missi , kami tidak  mau diuji, karena disini  bukan uji-menguji, akan tetapi  menyampaikan visi dan missi,”tegas  Arkoni

ditambahkan Agus Sutikno, kami  hormati  upaya  yang telah dilakukan KPU Banyuasin untuk menggelar acara debat publik  ini. Akan tetapi, ada  pihak  yang  tidak menghormati  dengan debat  publik  tersebut, dan ada pula pihak yang menghormati  dengan  adanya  debat publik  ini, sehingga  debat  publik ini dapat berlangsung.

Menurut  Yusarla, sampai berakhir  debat publik calon bupati dan wakil bupati  banyuasin periode 2013-2018  tidak  terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan dalam keadaan aman dan terkendali. “Alhamdulillah sampai usai  acara debat  publik   calon bupati dan wakil bupati  banyuasin  yang digelar ini  berlangsung aman dan terkendali serta  tidak terjadi hal-hal  yang tidak kita inginkan,”kata Yusarla mengucap  syukur.

Sedangkan untuk pasangan yang tidak hadir pihaknya belum bisa memberikan sangsi secara tegas ““nantinya akan kita rekomendasikan ke panwaslu banyuasin bagai mana caranya nanti dan dengan berdasarkan peraturan undang-undang yang ada untuk menindak lanjuti pelanggaran ini atau tidak hadirnya pasangan ini”.

terpsah ketua panwaslu kabupaten banyuasin Heri Ariyanto melalui anggota panwaslu Aswandi menggatakan bahwa terkait ketidak hadiran Yan Anton dan Suproyono dalam acara tersebut pihaknya akan memberikan sangsi terhadap pasangan calon tersebut, namun demikian pihaknya akan berkordinasi dengan paketua panwaslu terlebih dahulu mengenai sangsi apa yang akan diberikan terhadap pasangan calon itu “kita akan berkorrdinasi dengan ketua terlebih dahulu mengenai sangsi apa yang akan diberikan kepada pasangan yang tidak hadir tersebu” tukasnya(juan)

Advertisement