Warga Sukajadi Pinta Selesaikan Pembangunan Parit Yang mogok

9.408 dilihat

warga yang mendatangi Kelurahan SukajadiBANYUASIN, Buana Indonesia- Karna tanah pemukiman warga yang rusak terkikis akibat pembuatan parit yang belum selesai dari dua tahun lalu puluhan warga Rw 18 kelurahan sukajadi kecamatan talang kelapa mendatangai kelurahan sukajadi guna meminta agar pihak kelurahan dapat membantu dalam menyelesaikan permasalahan tersebut Selasa (13/08).

Ani yang merupakan warga tersebut mengatakan akibat dari terkikisnya tanah tersebut, tanah disekitaran rumahnya menjadi gerong “air yang mengalir terlalu deras saat musim hujan membuat tanah disekitaran rumah  kami menjadi terus terkikis” katanya saat dibincangi.

Advertisement

Dijelaskannya daerah lingkungannya merupakan batas akhir dari pembangunan parit yang belum selesai yang kira-kira berjarak sekitar 50 m lagi kepembuangan disungai “harusnya pembangunan parit tersebut langsung diselesaikan, yang pembuangannya langsung mengarah ke sungai jadi tidak mengikis tanah di lingkungan kami”

Senada diki mengungkapkan kedatangan warga kekelurahan sukajadi itu mengharapkan agar dari pihak kelurahan bisa menyelesaikan permasalahan ini “kami semua meminta agar pihak kelurahan bisa membantu menyelesaikan permasalahan ini.

“Kalau lama dibiarkan bisa-bisa rumah kami ambruk, karna semakin lama tanah dihalaman kami makin terkikis” jelasnya

Selisih faham sempat terjadi karna seluruh warga sempat salah faham, telah mengira pembangunan parit yang berasal dari dana aspirasi itu sengaja tidak diselesaikan oleh pemborong karna dananya telah digelapkan, yang mana pada kenyataannya pemborong sendiri tidak diketahui jelas siapa orangnya.

Novarizal selaku tertuduh menerangkan bahwa pembangunan parit itu bukanlah hasil pekerjaannya “kalian menuduh saya tidak menyelesaikan pembangunan itu, pembangunan itu bukan saya yang memborongnya”tegasnya saat sedang terjadi selisih faham

Lurah sukajadi Syaiful Anwar melalui Sekretaris lurah Hendri Kesuma saat dibincangi terkait masalah tersebut mengatakan bahwa pihaknya sudah menyelasaikan masalah tersebut “semua warga sudah berdamai selisih faham telah selesai, kita juga sudah memberikan jalan keluarnya” kata Hendri.

Diterangkannya bahwa untuk selanjutnya masalah pembangunan parit yang belum selesai itu pihaknya akan membuat proposal untuk meminta bantuan dana kepada warga setempat dan telah disepakati oleh seluruh warga yang hadir “ kita akan meminta bantuan dana kepada warga setempat, kalau masih kurang terpaksa kita harus menunggu dana anggararan tahun 2014 mendatang”tandasnya.(jns)

Advertisement