
BANYUASIN, buanaindonesia.com- Puluhan Masa yang tergabung dalam forum Masyarakat Banyuasin Bersatu melakukan demontrasi Di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuasin senin (19/08).
Sambil membawa berbagai sepanduk Masa yang dikordinatori oleh Edi Hayun itu menuntut agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin segera mengusut dan meminta pertanggung jawaban dari Sekretaris Dewan terhadap penggunaan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 600 juta rupiah untuk pelantikan Bupati Yan-Supriono pada tanggal 14 Agustus yang lalu.
Mereka juga menuntut agar Kejari dan Polri Banyuasin, menindaklanjuti anggaran dana Rp 600 juta yang dinila mubazir tersebut. Mereke juga mendesak penegak hukum, segera menuntaskan kasus karupsi Banyuasin yang diduga banyak mengendap. Termasuk diantaranya, proyek jalan lingkar, cetak sawah, dan kasus korupsi lainnya. “Usut tuntas dana pelantikan Rp 600 juta, karena pengeluaran anggarannya tidak sesuai prosedur.”jelas Kordinator Aksi
Menurut mereka acara pelantikan yang digelar pada tanggal 14 agustus oleh sekretarian dewan hanya menghambur-amburkan uang negara saja, pasalnya sampai saat akan diadakannya pelantikan SK dari Menteri Dalam Negeri belum diterima oleh Gubernur Sumatera Selatan. “Bahkan sampai saat ini SK pelantiakan itu belum juga diterima namun panitia disekretariat Dewan selain itu belum pernah dilakukannya rapat banmus namun pada saat itu jauh-jauh hari panitia sudah mempersiapkan pelantikan, jadi atas dasar apa penyelengara pelantikan itu dilakukan” ucap Edi Hayun
“Kami meminta agar lembaga dewan ini bisa mengusut dengan tuntas dana pelantikan Bupati senilai Rp 600 juta, yang kemarin sudah dipergunakan dan dipakai. Dengan telah dipergunakannya dana pelantikan ini, kami juga mosi tidak percaya kepada Agus Salam dan Ismed Elmondo,” tegasnya,
Tak hanya itu, dalam orasinya juga, dia membeberkan jika sudah sejak dari awal kepemimpinan Amiruddin Inoed sebagai Bupati Banyuasin telah melakukan penyimpangan dan pelanggaran terhadap aturan perundang-undangan. Seperti halnya Mengenai proyek Jalan Lingkar Kelurahan Mulya Agung-Seterio sepanjang 9,3 Km, proyek pembangunan rumah jabatan bupati, sekda, asisten, sekwan. Kepala dinas dan yang lainnya.
“Proyek-proyek ini adalah proyek tahun jamak yang dilakukan secara penunjukan langsung (PL). seharusnya melalui tender, senilai Rp 334.737.086.000. dan hal ini melebihi batas minimum jumlah pinjaman daerah sebesar Rp 115.425.166.61,95,” bebernya.
Dengan banyaknya pelanggaran yang ada, dia menegaskan pemerintahan Amiruddin Inoed wajib diakhiri oleh masyarakat Banyuasin. Jangan sampai diberi kesempatan. “Apalagi rencana dia mau membangun dinasti dengan menjadikan anaknya sebagai Bupati, tidak boleh dibiarkan. Kami juga mendesak agar KPU Sumsel segera melaksanakan SK DKPP segera PAW KPU Banyuasin,” tukasnya.
Dikatakannya bahwa Ribuan masyarakat Banyuasin merasa tertipu akibat batalnya pelantikan. Bahkan ada oknum Kades yang jatuh pinsan akibat kepanasan, lantaran snack baru diberikan sekitar tengah hari. “Undangan pelantikan itu, jelas-jelas penipuan publik,” ungkapnya
Sementara itu H Rudi Apriadi Ketua Fraksi PAN DPRD Banyuasin saat menerima para demontran mengatakan bahwa pihanya akan sesegera mungkin meminta pertanggung jawaban dari para pengguna anggaran tersebut
Rudi mengungkapkan bahwa pada tanggal 14 Agustus Yang lalu pihaknya sudah memboikot undangan pelantikan tersebut, Untuk itu pihaknya siap akan meminta pertanggung jawaban saudara Agus Salam selaku Ketua DPRD Banyuasin yang telah melaksanakan acara tersebut,
Dungkapkan Rudi bahwa acara pelantikan tersebut diduga ilegal karna tidak melalui prosedur yang berlaku “mereka melaksanakan acara tersebut tidak melalui rapat Banmus terlebih dahulu Artinya undangan tersebut adalah undangan pribadi saudara Agus Salam yang mengatasnamakan DPRD Banyuasin,” tegasnya.
Senada juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Banyuasin, H Arkoni MD,SIP pihaknya telah menerima aspirasi para demontras tersebut dan akan segera menindak lanjuti dengan mengadakan rapat atara pimpinan Fraksi dan hasilya akan sesegera mungkin diumumkan kepublik “aspirasi yang saudara – saudara sampaikan kepada kami, kami terima, dan saya wakil pimpinan DPRD Banyuasin menerima aspirasi saudara -saudara tersebut, Sebab apa yang kalian rasakan sama seperti yang kami rasakan” ucap Arkoni
” Kami selaku wakil rakyat akan menindaklanjuti hal tersebut dan segera meminta pertanggung jawaban dari Panitia Pelantiakan tersebut dan selanjutnya akan melakukan rapat dari semua fraksi, soal ini. Kami harap saudara-saudara bersabar. Dan kami akan segera mengumumkan hasil yang kami lakukan, Sebab kegiatan tersebut sudah sangat mencoreng nama DPRD Banyuasin di kalangan nasional bahkan internasional,”tukasnya.(jns)







