GARUT, Buana Indonesia- Ribuan warga dari sebelas desa di kecamatan cibatu tumpah ruah di alun-alun pusat kecamatan cibatu kabupaten Garut jumat (16/08).
Ribuan warga tersebut turut berpatisipasi dalam acara karnaval memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke.68.
Pantauan dilapangan Berbagai kreativitas mulai dari kreasi busana hingga mobil hias serta pertunjukan kesenian khas dari cibatu Mewarnai perayaan hut kali ini
Ada yang unik saat para warga berkumpul dilapangan alun-alun tersebut yaitu ketika pertunjukan seni surak ibra berjalan banyak peserta lain kesurupan bahkan penonton pun ada yang keserupan pula.
Tatan asmara Kades kertajaya menerangkan ,bahwa seni surak ibra merupakan kesenian asli dari desa kertajaya yang kental dengan nuansa mistik didalamnya, saat pertunjukan salah seorang personilnya akan mengalami kesurupan seperti itu.
Diterangkannya bahwa Kalapun peserta lain turut keraksukan roh halus tersebut namun tidak akan membahayakan dirinya.”bagi yang keraksukan hanya akan menari sesuai dengan alunan musik yang dimainkan oleh nayaga(pemain musik),”ujar tatan.
Dijelaskannya bahwa Selain seni surak ibra ada satu lagi seni andalan kecamatan cibatu yang sudah terkenal hingga kemancanegara yang turut memeriahkan pesta rakyat itu yakni seni dogar.
Terpisah,camat cibatu Drs.Teten Sundara Ms.i merasa kaget dengan antusias warga cibatu dalam memeriahkan kemerdekaan tersebut.
Ia berharap kegiatan itu tetap dilestarikan guna menjadikan titik awal silaturahmi antar warga masing masing desa di kecamatan cibatu. (Deden)






