BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG — Delapan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kabupaten/kota di Sumatera Selatan resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang digelar di Hotel Opa Palembang, Senin (21/9/2026).
Delapan kepengurusan SMSI yang dilantik tersebut masing-masing berasal dari OKU Selatan, OKU, OKU Timur, Musi Banyuasin (Muba), Lubuklinggau, Empat Lawang, Muara Enim, dan PALI.
Pelantikan menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan organisasi SMSI di daerah sekaligus meningkatkan peran media siber dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam rangkaian acara, sejumlah pihak menyampaikan harapan agar SMSI kabupaten/kota yang baru dilantik dapat menjalankan organisasi secara solid serta membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Ketua SMSI Sumatera Selatan Jon Heri Mardin, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media dalam mengawal pembangunan, khususnya di tingkat desa. Media, menurutnya, tidak hanya perlu memberitakan persoalan atau dugaan penyalahgunaan anggaran, tetapi juga perlu mengangkat berbagai program dan kegiatan positif yang dilakukan pemerintah desa.
Media juga diharapkan dapat menginformasikan potensi desa, seperti pengembangan tambak ikan, peternakan maupun pemanfaatan lahan tidur, sehingga berbagai potensi tersebut diketahui masyarakat dan dapat membuka peluang investasi serta pengembangan ekonomi.
Peran media juga dinilai penting dalam mengawal pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk melalui pemberitaan yang konstruktif dan berimbang.
Selain itu, SMSI diharapkan dapat terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk institusi penegak hukum, dalam mendukung pendampingan dan pengawasan pembangunan desa.
Kepada para pengurus yang baru dilantik, Ketua SMSI Sumsel berpesan agar menjaga kekompakan dan nama baik organisasi.
“Untuk kawan-kawan yang baru dilantik, saya ucapkan selamat. Saya minta kompak,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Bupati OKU Selatan, Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si. H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa amanah yang berada di pundak para pengurus SMSI merupakan tanggung jawab yang besar.
Menurutnya, perkembangan digitalisasi dan media sosial membuat informasi dapat tersebar dengan sangat cepat dan telah menjangkau berbagai lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun perdesaan hingga wilayah perkebunan dan pegunungan.
Karena itu, keberadaan media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menghadapi penyebaran berita bohong.
Ia berharap SMSI dapat menjadi mitra yang baik bagi pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun pemerintah kabupaten/kota.
“Mari kita satukan tekad kita bersama-sama menjadi mitra yang baik bagi pemerintah,” ujarnya.
Harapan serupa disampaikan Kepala Biro Humas Provinsi Sumatera Selatan yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus SMSI kabupaten/kota yang telah dilantik.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap SMSI dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang positif, akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, perkembangan media online dan media sosial yang begitu pesat di era digitalisasi membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan insan pers.
Pelantikan delapan pengurus SMSI kabupaten/kota tersebut diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas jaringan media siber di Sumatera Selatan.
Dengan terbentuknya kepengurusan di delapan daerah tersebut, SMSI Sumsel diharapkan semakin aktif mendorong profesionalisme media siber serta ikut mengawal pembangunan dan menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Delapan daerah yang pengurus SMSI-nya dilantik: OKU Selatan, OKU, OKU Timur, Musi Banyuasin, Lubuklinggau, Empat Lawang, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).








