Sekdes Sukaraja Disoal Warganya

8.195 dilihat

P23-10-13_12-34BANYUASIN,buanaindonesia.com– Pengguliran Uang simpan pinjam sebesar Rp 50 juta dari Dinas Pertanian kabupaten Banyuasin didesa Sukaraja Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyusin dinilai tidak tepat sasaran pasalnya mengalirnya uang bukan kepada orang-orang miskin malainkan untuk orang yang tergolong mampu.

Burhan Nudin warga setempat mengatakan bahwa uang simpan pinjam guna tambahan modal bagi kelompok Tani (Kapoktan) yang di cair kan Sekdes di Bank Sumsel Babel cabang pangkalan Balai pada bulan september lalu itu, dibagikan pada oran-orang yang tergolong mampu”menurut saya alangkah baik nya jika uang tersebut di pinjamkan pada orang-orang yang kurang mampuh di desa ini,bukan membantu orang-orang yang sudah kaya,seperti yang di lakukan Sekdes kami” cetusnya kamis (24/10/13) dengan nada kesal

Advertisement

Di tempat terpisah, Ridho Sekretaris Desa Sukaraja Baru saat dikonfirmasih kediamanya membenarkan bahwa uang yang ia cairkan itu merupakan uang  pinjaman untuk Tambahan modal bagi Masyarakat didalam mengembangkan suatu Usaha

Namun dirinya membantah jika dikatakan bahwa dana  Rp 50 juta itu adalah dana untuk bantuan perorangan atau untuk warga miskin . “cairnya dana itu berdasarkan usulan dari kelompok, jadi dana itu bukan unntuk perorangan melaikan untuk kelompok”urainya

Seperti petunjuk dari Dinas Pertanian pertanian Kabuaten Banyuasin bahwa uang tersebut,bukanlah uang yang di khususkan membantu masyarakat kurang mampu,namun uang tersebut untuk membantu usaha “saya sudah persiapkan kwitansi dan materai 600 sebagai perjanjian,serta buku dokumentasi bagi para peminjam. Bagi saya, siapa saja yang mau pinjam silahkan asal ada niat bayar karna uang ini hikum nya jelas,bagi siapa yang menunggak maka akan berurusan dengan pihak yang berwajib” pungkasnya

Advertisement