
BANYUASIN, buanaindonesia.com– Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri pedesaan yang diterima dari PNPM pusat di Kecamatan Rantau Bayur pada tahun 2013 mengalami penurunan sebesar Rp 100 juta. Dana yang semula Rp 1M pada tahun 2012, menjadi Rp 900 jt ditahun 2013 ini.
Ketua Fasilitator Pemberdayaan (FKP) Yusmi spd, dalam acara sosialisasi PNPM mandiri pedesaan yang di adakan di kantor Camat Rantau Bayur, kabupaten Banyuasin mengatakan, faktor utama terjadinya penurunan dana dari pusat pada tahun 2014 itu, karna membengkaknya angka Tunggakan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) pada tahun 2012 yang lalu. “itu dipengaruhi oleh banyaknya tunggakan ditahun lalu” bebernya jum’at (25/10/13)
Dikatakannya bahwa salah satu penyebab dilakukannya rapat musyawarah itu antara lainn untuk membahas permasalahan tunggakan tersebut “tujuan diadakannya musyawarah ini adalah untuk peneggasan guna menekan angka tunggakan Simpan Pijam Perempuan(spp)PnPm mandiri yang terjadi dikecamatan Rantau Bayur di tahun 2013 serta bembahas lokasi dan Alokasi PnPm 2014 mendatang ” sambungya
Dalam rapat yang dihadiri camat rantau bayur Firmansyah itu menetapkan sebanyak 21 desa dikecamatan Rantau Bayur yang akan mendapat alokasi dana sebesar Rp 900 juta tersebut ditahun 2014 mendatang.
Dalam acara tersebut camat Rantau Bayur Firmansyah menghimbau kepada masyarakat untuk mempergunakanlah dana PNPM itu dengan sebaik-baik mungkin “karna dengan uang tersebut kalian bisa membangun Jalan Cor,bangunan Gedung PAUD dan lain-lain didesa masing-masing” himbaunya
Maka dari itu sambung camat, dirinya berharap warga yang hadir untuk menjaga dana yang dikucurkan tersebut agar nama PNPN kecamatan Rantau Bayur harum “tolong kita jaga dan bangun desa kita masing-masing, agar nama PNPM kecamatan Rantau Bayur harum” pungkasnya.







