Disukaraja Baru Kades Dan Sekdes Diduga Tidak Sejalan

13.702 dilihat

ilustrasi bibt karetBANYUASIN, buanaindonesia.com– Zaenudin Kepala Desa sukaraja Baru Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin diduga tidak sejalan dengan Sekretaris Desa (Sekdes)

Pasalnya keterangan mengenai jumlah bantuan bibit karet dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Banyuasin yang disampaikan pada buanaindonnesia.com oleh Sekretasi Desa Ridho,  tidak sejalan dengan keterangan yang disampaikan Kepala Desa

Advertisement

Saat dikonformasi terkait adanya keluhan dari beberapa warga setempat yang mengatakan bahwa, bantuan bibit karet dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan tersebut dibagikan oleh Gapoktan tidak merata kemasyarakat. Ridho ketua gapoktan yang juga menjabat Sekretaris Desa Sukaraja baru, mengatakan bahwa, bantuan bibit dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Itu berjumlah 5000 batang dan sudah dibagikan kepada para anggotanya “bantuannya  berjumlah 5000 batang, ini khusus untuk para anggota kelompok”ujarnya senin (28/10/13)

Sementara itu terpisah Kepala Desa ades sukaraja baru Zainudin, mengatakan bahwa bibit yang diterima oleh gapoktan itu berjummlah 7500 batang “jumlah bantuan itu sebenarnya 7500 batang, mungkin sekdes salah memberikan keterangan mengenai jumlanya saja, jumlah bantuan itu yang  sebenanya adalah 7500 batang bibit karet” tandasnya

Sedangkan mengenai keluhan dari warga, karna banyak yang tidak kebagian kata Kades, bantuan bibit tersebut memang hanya untuk para anggota kelompok saja yang nama-namanya tertera didalam usulan yang telah mereka ajukan pada bulan september 2012 lalu  “jadi harapan saya pada masarakat, jangan menebar fitnah pada orang yang  belum tentuh bersalah, karna kami sudah repot jangan di bikin repot lagi.”keluhnya

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebuanan Suhada melalui Sekrataris Dinas Rahmat membenarkan tentang adanya pembagian bibit karet kepada gapoktan desa Sukaraja tersebut “kalau pembagian bibit karet untuk gapoktan sukaraja baru itu memang ada,namun kami membantah kalau bibit karet tersebut hanya berjumlah 5000 batang”cetusnya

Dikatakanya bahwa sesuai sesuai dengan laporan dan data yang diterima, jumlah bibit tersebut sebanyak 7500 batang untuk alokasi kebun seluas 15 hektar”kalau memang dibagikan cuman 5000 batang kemana sisanya, berarti disini ada yang tidak benar’Kata dia sembari menambahkan bahwa pihaknya akan secepatnya menindak lanjuti mengenai permasalaha tersebut

Advertisement