Bupati Banyuasin Perbaiki Kinerja Pemdes

8.891 dilihat
bupati tutup pelatihan Sekdes se Banyuasin

BANYUASIN, Buana Indonesia- Kinerja pemerintahan desa (pemdes) harus diperbaiki  demikian hal ini dikatakan Bupati banyuasin Ir. H Amiruddin Inoed, disela-sela penutupan Pelatihan dan Pendidikan  sekretaris desa diauditorium pemkab Banyuasin, kemarin (18/3).

Menurut Amiruddin “Ada tiga masalah pokok desa selama ini yang harus dibahas dalam memperbaiki kinerja pemerintah desa, pertama,belum adanya peta kewilayahan disebagian desa. Kedua minimnya pengetahuan, Ketiga Minimnya Sumber Daya Manusia,

Advertisement

Bupati Banyuasin Ir.H Amiruddin Inoed, mengatakan Pemerintah desa adalah bagian unit terkecil pemerintah, untuk mengelola pemeritah desa di stake holder diberikan keluasaan untuk membangun desanya masing-masing.

“Desa harus memainkan peranan dalam membangun desa seperti SDM dan stake holder  desa seperti, kepala desa, sekretaris desa, perangkat desa lain, PKK, BPD dan Karang Taruna terus dilakukan perbaikan,”kata Amiruddin.

“Rebutan batas wilayah karena belum memiliki peta desa 200 juta penduduk ada 100 penduduk 65 orang adalah tingal didesa 5 orang penduduk miskin adalah petani, rata-rata tamatan SD, tidak bekerja tetap, perantau jadi TKW dan pembantu Rumah Tangga, akibatnya jd penganguran dan belum sangup menerima estapet pelimpahan tugas dari  pemerintahan pusat karena belum ada SDM yang mapan,”imbuhnya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian Daerah Banyuasin, Meldi Sartono mengatakan, Kalau dilklat Sekdes sudah dua kali ini diadakan, tahun 2012 sebanyak 120 Sekretaris desa dan tahun yang terakhir ini 47 Sekretaris desa sudah diangkat PNS dan yang belum PNS 121 untuk  mengikuti kegiatan tersebut.

“Dari jumlah 288 desa sebanyak 167 PNS sudah melakukan Palatihan dan Pendidikan dan dengan pendidikan dan pelatihan sekdes kita ciptakan sdm yang profesional dan berkualitas,”kata Meldi

Kegiatan tersebut diikuti 47 sekdes yang tersebar di 19 kecamatan, mereka yang ikut pelatihan diberikan pemahaman SDM untuk menata birokrasi pemerintahan desa.

“Manfaat dari kegiatan ini untuk meningkatkan ketrampilan, Aparatur yang mapan dan terampil serta Sikap dan semangat menuju good governance,”kata, Meldi ketika menyampaikan laporan kegiatan, kemarin.(BI)

Advertisement