
BUANAINDONESIA.CO.ID-SUMSEL- Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, Dandim 0418 Palembang Letkol Inf Honi Havana, Ketua Panwaslu Palembang M.Taufik SE M.Si, dan Ketua KPU Palembang Syarifudin, serta Abdul Karim Nasution M.Hum Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Palembang. Berharap Pemilihan Pilkada 27 Juni 2018 di Kota Palembang mendatang dapat berlangsung dengan aman.
“Kita berharap pilkada di Palembang Jangan sampai terjadi konflik, malu kita sebagai orang palembang. Palembang bukan hanya dikenal Indonesia, Palembang sudah dikenal oleh Manca Negara,”Kata Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, saat Rapat Koordinasi pengawasan Partisipatif bersama stakeholder di hotel Santika Palembang, Jalan Gubernur Asnawi Mangku Alam, Selasa 29 Mei 2018.
Wahyu Bawono, mengajak peserta rakor untuk bersama juga untuk mendinginkan suasana, bukan untuk memenangkan salah satu pasangan calon, bukan memenangkan partai politik,” ujarnya
Hal senada juga dikatakan oleh, Dandim 0418 Palembang Letkol Inf Honi Havana, TNI, Polri bersikap netral saat pilkada.
“TNI, Polri Netral tidak ada hak pilih, untuk itu kami minta kepada yang hadir dalam rakor ini untuk menciptakan pilkada yang damai, malu kita sebagai orang palembang yang akan menyelenggarakan Asian Game kalau terjadi Konflik,”tegasnya.
Dikatakan, bisa mencoreng nama Indonesia kalau terjadi konflik di Palembang
“Tidak mudah menjadi tuan Rumah Asian Game,mari kita jaga bersama pilkada dan Asian Game di Palembang,”pintanya.
Abdul Karim Nasution M.Hum Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Palembang, saat memberi paparan kepada peserta rakor mengatakan Pilkada di Palembang akan berjalan lancar, aman damai apabila mendapat dukungan berbagai pihak.
“Dapat dukungan pemerintah, penyelenggaranya KPU, Panwaslu, bersih, berintegritas, pasti di jamin aman,”kata Bang Karim Nasution.
Ketua Panwaslu Palembang, M Taufik SE MSi mengaku personil sangat terbatas untuk itu minta kepada stakeholder untuk membantu, apabila menemukan adanya dugan kecurangan pilkada di Palembang.
“Perlu diketahui yang boleh melapor yang mempunyai hak pilih, kalau pemilihan Walikota palembang, yang mempunyai E-KTP Palembang,”pungkasnya







