Diduga Dana Bsm di Sunat

17.199 dilihat

GARUT, buanaindonesia.com– Pembagian dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk siswa di SMPN 1 Karang tengah kecamatan karang tengah kabupaten garut diduga dipotong

Sehingga siswa penerima bantuan yang seharusnya mendapatkan dana Rp.550.000 bagi siswa kelas 8 dan 9 serta Rp.275.000 untuk siswa kelas 7 tidak utuh lagi.

Advertisement

Para siswa mengaku hanya menerima bantuan sebesar Rp.215.000/siswa melalui orang tuanya.

Ujang Tatang S.pd Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Karang Tengah saat dihubungi dikantornya mengakui bahwa besaran dana yang diberikan kepada orang tua siswa itu benar adanya.

Namun ia mengaku bahwa kebijakan itu merupakan hasil musyawarah para orang tua murid bersama komite sekolah. “Kebijakan itu sudah melalui musyawarah orang tua murid bersama komite” ungkapnya kemarin (24/02/14)

Tatang beralasan mengapa sekolah melakukan pemotongan bantuan BSM itu ,karena pihak sekolah harus menyetorkan dana sebesar 25% dari total dana yang sekolah dapatkan melalui bsm itu terhadap team sukses salah satu calon anggota dewan untuk DPR RI yang diakuinya oleh timses tersebut telah membantu sehingga SMP N 1 Karang Tengah dapatkan BSM

Tatang mengakui biasanya setiap tahun sekolahnya tidak pernah mendapakkan bantuan bsm sebanyak itu,”baru tahun ini saja bantuan sebanyak ini,”ujar tatang.

Dikatakannya dana pemotongan itu telah pihak sekolah serahkan kepada timses anggota dewan itu. Namun tatang, tidak menyebutkan mengenai salah satu tim sukses yang ia maksud tersebu dengan alasan lupa namanya (den)

Advertisement