Diguyur Hujan, Jalan Desa Tihang Longsor

9.607 dilihat
Wakil bupati OKU saat meninjau lokasi jalan yang longsor

BATURAJA, buanaindonesia.com– Jalan Jembatan Air Karang Desa Tihang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) longsor selebar sekitar tiga meter dan nyaris hal ini diduga akibat utus tingginya curah hujan di wilayah itu sejak beberapa pekan terakhir.

“Kalau tanda-tanda akan longsor sudah terlihat hampir dua bulan terakhir. Namun, ambruknya jalan di jembatan sekitar seminggu lalu,” kata Udin (46) salah satu warga setempat, Senin (27/1).

Advertisement

Dikatakannya, jembatan milik pemerintah kabupaten yang telah berdiri sejak puluhan tahun lalu ini, longsor memakan hampir tiga meter badan jalan amblas ke sungai di bawah jembatan.

“Longsornya jalan di jembatan mungkin karena faktor cuaca yang sejak beberapa pekan diguyur hujan deras hingga menyebabkan arus air sungai di bawah jembatan sangat deras menghantam badan jembatan,” jelasnya.

Wakil Bupati OKU, H Kuryana Azis mengatakan bahwa akan meminta instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) setempat untuk melakukan perbaikan jalan jembatan yang longsor.

Menurut dia, jembatan tersebut harus segera diperbaiki karena merupakan satu-satunya akses jalan warga di Desa Lubuk Arah dan Negri Agung Kecamatan Lengkiti menuju Kota Baturaja ibu kota Kabupaten OKU.

“Kalau tidak cepat diperbaiki jalan tersebut akan putus akibat longsor,” kata Wabup saat memantau jembatan di Desa Tihang yang ambruk.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Jalan dan Jembatan PUBM OKU, Chandra Dewana menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan terhadap jembatan yang longsor. “Akan kami upayakan dalam waktu dekat diperbaiki,” ujarnya.

Namun, kata Chandra, belum tahu dana perbaikan akan menggunakan anggaran yang mana. “Kalau menggunakan dana APBD 2014 tentu tidak mungkin karena sudah di sahkan. Tapi, akan kami upayakan dalam waktu dekat segera diperbaiki,” katanya. (tim)

Advertisement