OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Untuk meningkatkan indek produksi panen atau yang lebih dikenal dengan IP 200 ( dua kali panen dalam setahun -red ), Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir akan lebih menggiatkan Para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) “PPL diharapkan lebih intensif lagi memberikan motivasi serta melakukan penyuluhan tentang bagaimana dan kapan watu bercocok tanam padi yang baik agar dapat panen dua kali dalam setahun “ucap Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Ogan Ilir Wawan Wiguna diruang kerjanya kamis (27/02/14)
Menurut Wawan, waktu yang dibutuhkan dari masa penanaman hingga panen lagi berkisar 105 hari, ” Kalau saja Para petani tidak mengulur waktu hanya menikmati hasil panen akan tetapi lebih bisa intensif menyemai bibit maka usai panen para Petani ini bisa bercocok tanam kembali” imbuhnya
Disinggung prihal adakah bibit dan pupuk khusus guna mendukung hasil panen dua kali setahun, Wawan Wiguna mengatakan, bibit padi apapun bisa panen 2 kali setahun asal tepat dalam mengelola lahan, memupuk serta pengairannya.”untuk itulah maka dibutuhkan peran serta dari PPL ini” lanjutnya
Lebih lanjut dikatakanya, saat ini indek produksi panen setahun 2 kali sudah dirasakan oleh petani padi yang ada di kecamatan rantau panjang dan pemulutan barat. “Hal tersebut karena dirasakan setelah mengikuti petunjuk dan tata cara penyemaian, penanaman, pemupukan dan pengelolaan lahan, Ini bisa dijadikan barometer para petani di kecamatan lain, kenapa orang bisa kita tidak bisa.”tukasnya (mie)








