Dinkes Muba Adakan Seminar HKN

10.298 dilihat

MUSI BANYUASIN, Buana Indonesia – Kasus Aids yang terjadi tidak bisa dianggap ringan, sampai saat ini belum ada obatnya dan orang yang terinfeksi sulit dideteksi. Untuk itu perlu upaya sungguh-sungguh dalam melakukan pencegahan. Selain merupakan hak, sehat juga merupakan kewajiban individu. Pembangunan kesehatan tidak terlepas dari komitmen Indonesia sebagai masyarakat dunia untuk mencapai Millenium Development Goals (MDG’s). Lima dari anggenda MDG’s berkaitan langsung salah satunya dengan memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya.

Bahkan belakangan ini, fakta menunjukkan bahwa HIV telah menjangkiti masyarakat umum bahkan ibu rumah tangga dan bayi. Untuk itu penanggulangan dan penanganan serius dengan melibatkan program dari instansi pemerintah, swasta, LSM dan masyarakat. Disamping itu untuk penanganan masalah kesehatan perlu diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia.

Advertisement

Dinas kesehatan kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan kemarin (7/11) mengadakan Seminar Hari Kesehatan Nasional ke-47 sekaligus memperingati  hari AIDS sedunia diruangan auditorium pemkab  Musi Banyuasin, dibuka langsung oleh Bupati  Musi Banyuasin  diwakili oleh Plt. Sekda Muba, Ir H M Hanafi.

Dalam sambutanya, Ir H Muhamad Hanafi mengatakan, bagi kabupaten Musi Banyuasin kesehatan merupakan salah satu prioritas utama yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena sehat jasmani dan sehat rohani sangat mahal harganya.

“marilah kita sama-sama menjaga kesehatan ini, sehingga virus penyakit tidak mudah menyerang tubuh kita, jika kita sudah sama-sama dapat menjaga kesehatan, mudah-mudahan kita juga dapat berfikir secara jernih bagaimana kita dapat berbuat untuk diri kita dan kabupaten Muba ini kedepannya sehingga dapat lebih maju kembali” ungkap Hanafi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Taufik Ruysdi mengatakan pelaksanaan seminar sehari ini untuk memperluas upaya pencegahan HIV dan Aids Di Kabupaten Muba pada khususnya dengan tema “rakyat sehat kualitas bangsa meningkat”. Untuk itu seminar ini menyasar TP PKK, SKPD, Puskesmas, dan Desa/Lurah ”kegiatan seminar ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah HIV dan Aids dengan melaksanakan sosialisasi seperti sekarang ini,” Taufik. (cin)

Advertisement