BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA BIMA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni mengonsultasikan usulan pemanfaatan lahan eks rencana pembangunan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) ke Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima sekaligus Juru Bicara Pemkot Bima, Dr. Muhammad Hasyim, mengungkapkan bahwa Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., telah melakukan kunjungan kerja dan konsultasi langsung ke kementerian terkait pada Selasa (20/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota diterima oleh Direktur Jenderal Planologi Kehutanan, Ade Tri Ajikusumah, S.E., M.Si.
”Langkah konsultasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima untuk memperoleh kejelasan terkait aspek peruntukan dan penggunaan lahan, sehingga rencana pembangunan dapat dipersiapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Muhammad Hasyim, Jumat (23/10/2026).
Hasyim menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas daerah yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat mendorong pemerataan pelayanan pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta mencetak generasi muda Kota Bima yang berdaya saing.
Melalui jalur konsultasi ini, Pemkot Bima berkomitmen menjaga tertib administrasi dan kesesuaian tata ruang agar setiap tahapan perencanaan pembangunan berjalan terukur dan transparan. Pemkot Bima berjanji akan terus membangun komunikasi intensif dengan kementerian terkait demi merealisasikan fasilitas pendidikan tersebut.








