Ini Sebenarnya Alasan Nasdem Buru – Buru Deklarasikan Ridwan Kamil Sebagai Cagub Jabar

14.424 dilihat
Saan Mustofa, Ketua DPD Jabar Partai Nasdem

BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Partai Nasional Demokrat mempersilakan siapapun untuk berpendapat miring terkait pendeklarasian Ridwan Kamil beberapa waktu lalu oleh Partai Nasdem. Bagi Nasdem, pendeklarasian Ridwan Kamil ( Emil ) sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang telah melalui berbagai pertimbangan – pertimbangan dan tidak terburu-buru.

Ketua DPD Jawa Barat Partai Nasdem, Saan Mustofa mengatakan pendeklarasian Emil oleh partai Nasdem adalah sebagai bentuk Pendidikan politik bagi masyarakat. Kata dia dengan dideklarasikannya Emil saat-saat ini justru telah memberikan waktu lebih lama pada masyarakat untuk mengenal lebih jauh siapa calon Gubernur Jawa Barat

Advertisement

“ Mereka mempersepsikan kita seperti itu hak masing-masing. Yang jelas kita punya pertimbangan mengapa harus dideklarasikan sekarang. Kurang lebih 14 bulan lagi ( ke Pilkada 2018 ), kan biasanya partai-partai itu menyatakan dukungan pada satu calon jelang KPU membuka pendaftaran. Bahkan ada yang di detik-detik terakhir baru memberikan rekomendasinya, besoknya mau ditutup, malamnya baru menyatakan dukungan. Itu kan tradisi di kita. Bagi kami, Pilkada bukan hanya kontestasi partai, tapi bagian Pendidikan politik bagi masyarakat. Dari jauh-jauh hari harus kenal dengan calonnya. Ini agar masyarakat bisa menilai, bisa menelusuri rekam jejaknya, dengan itu masyarakat akan lebih dalam mengenal siapa calon pemimpinnya. Pemimpin itu bukan hanya saat mereka pilih di TPS, tapi ada konsekwensinya, 5 tahun kedepan. Resikonya bukan untuk parpol, tapi oleh masyarakat itu sendiri. Parpol hanya mengantarkan dan masyarakatlah yang merasakan. Ini baik agar mereka tidak kenal secara instant. Tidak mungkin masyarakat bias mengenal satu calon jika pengenalan dilakukan saat pembukaan KPU, itu cuma berapa bulan ke pemilu, paling juga 5 bulan. Terlebih dengan Jawa Barat yang wilayahnya sebegitu luas dan jumlah penduduknya yang sebegitu besar, “   kata Saan

Lebih lanjut Saan memaparkan, pendeklarasian yang cepat juga sangat menguntungkan si Calon. Para calon pemimpin yang ingin maju bisa mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

“ Bagi si calon, mereka juga butuh kepastian, ada orang yang mau nyalon tapi malu-malu, tapi mereka belum dapat kepastian. Apa bentuk kepastiannya ? ya dukungan partai. Dedi Mulyadi misalnya. Dia ingin nyalon, tapi belum ada kepastian. Di Jawa Barat ini untuk maju lewat jalur Independen sangat berat, harus berapa juta KTP yang dikumpulkan. Nah untuk itu, Nasdem memberikan kepastian. Si calon juga bias turun kemasyarakat ( melakukan sosialisasi ) dengan penuh kepastian,” ucap Saan .

Partai Nasdem pada minggu 19 maret 2017 mendeklarasikan Walikota Bandung, Ridwan Kamil untuk maju dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Hal ini mengundang Pro Kontra. Ada yang menilai ini sebagai langkah polityik yang terburu-terburu bagi Nasdem juga Emil. Sebagian pihak juga menyebut hal ini akan menjadi blunder bagi Emil.

Advertisement