BUANAINSUMSEL, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, menyerukan kepada aparatur sipil di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyatakan perang melawan pungutan liar (pungli) seiring yang diucapkan bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi)
“Pelayanan umum baik di Instansi pemerintah, TNI, Polri menjadi fokus utama pemberantasan di Sumsel, bahkan sampai ke Tingkat Desa,”kata Alek Noerdin.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyerukan yang sama untuk di lingkungan Provinsi Kalimantan Selatan serius ikut memerangi praktek pungutan liar
Menurut dia, seruan ini seiring instruksi Presiden Joko Widodo untuk meminimalisir praktek pungli di setiap jenjang birokrasi.
“Bahkan kalau perlu, kita habiskan,” ujar Sahbirin, seperti dilansir dilaman Tempo, Jumat 21 Oktober 2016.
“Tapi itu mustahil,” kata Sahbirin lagi. Upaya yang bisa untuk mengikuti instruksi presiden itu hanyalah menekan praktik pungli agar tidak meluas.
Sahbirin menyatakan siap menjatuhkan sanksi terhadap pegawai negeri yang kedapatan mengutip duit siluman di luar ketentuan resmi. Selain itu, bekas direktur utama PT Jhonlin Sasangga Banua, itu meminta masyarakat juga turut ambil bagian dengan melaporkan praktik pungli yanga mereka temukan.
“Sanksi pasti ada,”pungkasnya (Ward)








