Kecamatan Sungai Lilin Diduga Surganya Prostitusi

81.640 dilihat

Logo-icon-BIMUSI BANYUASIN, buanaindonesia.com- Bisnis esek-esek atau prostitusi  alias, pelacuran. Diduga menjamur disejumlah tempat di sepanjang jalan lintas timur sumatera. Salah satu lokalisasi yang diduga sering disebut-sebut dan cukup dikenal sebagai tempat pelacuran adalah warung remang-remang yang  ada Didesa sri gunung. kecamatan sungai lilin kabupaten musi banyuasin.

Meski pemerintah kabupaten musi banyuasin sdh melarang keras akan bisnis prostitusi, namun kondisi dilapangan diduga justru menjamur, ironisnya  bisnis prostitusi alias pelacuran, dijalankan scara bebas terbuka terang-terangan di skitar lokasi disepanjang jln lintas sumatera.

Advertisement

Pantauan dilapangan belum lama ini disekitar lokasi warung-warung remang-remang dibilangan Desa Sungai Srigunung itu tak perna sepi dari pengujung. Modus usahanya adalah warung cafe,karaoke, ‘warung nasi, ‘dan ‘warung kopi. Transaksi seks dilakukan secara terbuka selama 24 jam. Para penjajah cintapun  cukup bragam, mulai wanita asal bandung, ‘madura dan lain lain

Salah seorang warga desa sekitar  bernisial tp (45) ketika di temui awak media ini mengatakan, bahwa semakin lama didaerahnya semakin ramai bermunculan warung remang-remang” kalau tdk di gusur dari sekarang bukan tidak mungkin nantinya akan membawa dampak masalah yang serius terhadap kami sebagai warga desa sini pak,”bebernya.

“Saya sependapat dan setuju kalau sebaiknya tempat-tempat pelacuran dan warung remang-remang yang ada disini ‘itu sebaiknya ditutup saja dan digusur sekalian pak, jujur kami sbagai warga penduduk desa ini malu karna banyaknya tempat-tempat pelacuran didesa ini.”keluhnya.

Msh menurutnya,  bahwa dirinya menduga kalu ada uang yang mengalir ke sejumlah kantong para aparat setempat “makanya wajar kalau orang-orang bebas menjalankan bisnis pelacuran di desa-desa ini.”ketusnya.

sayangnya, Hingga berita ini di terbitkan, kapolsek setempat beserta pemerintah sekitar, belum bisa di temui media ini untuk di konfirmasi lbh lanjut.”Deni a

Advertisement