Lagi-lagi Amiruddin Dituntut Untuk Mundur

11.548 dilihat
tampak ratusan masa saat menuju kantor Bupati (poto bi)

BANYUASIN, Buana Indonesia- setelah beberapa hari sebelumnya melakukan demontrasi ke Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kabupaten Banyiasin kali ini kamis (25/01/12) masa yang mengatas namakan dirinya forum Banyuasin Bersatu tersebut kembali mengadakan demontrasi untuk menyuarakan aspirasinya menuntut agar Bupati Banyuasin Provinsi Sumatra Selatan Ir H. Amiruddin Inoed mundur dari jabatannya

Pantaun dilapangan masa yang bergerak jumlanya sedikit lebih banyak dibandingkan beberapa hari yang lalu. Sedikitnya terpantau kurang lebih limaratusan masa itu terdiri dari Knpi, forum komunikasi Sp2 A dan Mahasiswa.

Advertisement

Sekitar pukul 10.30 masa bergerak mulai dari masjid jumhuriah menyusuri jalan Palembang-betung berbelok dijalan sekojo kecamatan Banyuasin III  menuju kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Banyuasin Sumatra Selatan

Sebelum tiba dikantor  Bupati dan DPRD Banyuasin, ratusan masa tersebut terlebih dahulu mendatangi kantor Kejaksaan Negri Pangkalan Balai. Untuk menyampaikan orasi dan tuntutan agar kejaksaan Negri Banyuasin membongkar dugaan korupsi di Banyuasin“kami mengharapkan kasus-kasus korupsi yang terjadi Dibanyuasin dari tahun 2007 -2011diusut tuntas. Diantaranya pembangunan sarana air bersih lokasi dikecamatan Makarti Jaya tahun 2007-2008 senilai Rp 1.143.742.000 dan pembangunan sarana air bersih lokasi kecamatan Makarti Jaya dengan dana DAK tahun 2009 senilai 2.633.320.000,-“ ucap Deni

Selain itu kata Deni pembangunan sarana air bersih tahap 1 di lokasi kenten laut tahun 2008 senilai  Rp 12.601.600.000,- juga pembangunan sarana air bersih lokasi dikenten laut pada tahun 2010 senilai 13.622.00.000.

Sebelum meninggalkan kantor Kejaksaan Negri Banyuasin ketiga perwakilan dari masa yang terdiri dari deni, ismail dan mulyadi menyerahkan satu ekor ayam betina yang ditemima langsung oleh Mepala Kejaksaan Negri Pangkalan Balai Suito SH “saya serahkan ini bukan berarti menghina tapi ini merupakan dorongan serta motifasi agar lejaksaan neggri mampu mengusut kasus kasus korupsi yang terjadi di Banyuasin” ucap Deni Hayatudin selaku kordinator lapangan

“Saya terima ayam betina ini semoga ayam ini cepat bertelur dan menghasilkan ayam jantan yang gagah dan bertaji ” sambung Suito sembari menerima ayam tersebut.

Usah melakukan orasi dan menyerahkan satu ekor ayam para pendemo kembali berjalan dan berorasi menju menyusuri jalan komplek perkantoran itu menuju Kantor Bupati. Kurang lebih 30 menit Dikantor Bupati para pendemo kembali melakukan orasi sembari menunggu Bupati untuk turun mendengar dan menerima aspirasi mereka.

saat salah satu perwakilan pendemo menyerahkan burung merpati (poto bi)

Mendapat informasi bahwa bupati sedang tidak ada ditempat akhirnya para pendemo itu menginginkan agar wakil bupati untuk turun menemui mereka dan menerima penyerahan satu ekor burung  dara bergantung gambar Bupati AmiruddinInoed sebagai pertanda agar Wakil Bupati menerima jabatan Bupati.

Usai menyerahkan burung dara para pendemo kembali melakukan longmac ke Kantor DPRD Kabupaten Banyuasin. Disana para pendemo kembali mengadakan orasi dengan tuntutan agar seluruh anggota dewan mengadakan pembentukan pansus perkebunan dalamwilayah kabupaten Banyuasin karna banyak terjadi sengketa lahan.

Selain itu agar DPRD Banyuasin membentuk pansus PDAM  karna banyak terindikasi korupsi dan juga menuntut 45 Anggota dewan segera menggelar sidang paripurna membuat rekomendasi kemendagri untuk menonaktifkan Amiruddin Inoed sebagai Bupati Banyuasin.

Masa yang datang dikantor itu  diterima oleh wakil DPRD Kabupaten Banyuasin H. Askolani SH. MH, Sugeng SE, dan Tismon ” mana wakil-wakil rakyat yang lain” teriak salah satu pendemo “Kami menginginkan seluruh anggota dewan agar hadir menemui kami” sambung yang berteriak

Tak sabar menunggu lama seluruh dewan yang diharapkan tidak hadir dihadapan para pendem  akhirnya dari perwakilan pendemo itu masuk kekantor dewan itu dan memeriksa seluruh ruangan untuk memastikan informasi bahwa seluruh dewan itu sedang tidak ada ditempat.

Usai memeriksa seluruh ruangan yang ternyata kosong akhirnya tutututan mereka diserahkan kepada wakil DPRD Kabupaten Banyuasin H.Askolani SH,MH.untuk diteruskan dan diinformasikan  kepada seluruh anggota dewan yang tidak hadir. Merekapun berjanji apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi mereka akan mengerahkan masa lebih banyak lagi (bi)

Advertisement