BUANAINDONESIA.CO.ID MUBA— Komitmen Medco Energi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan kembali diwujudkan melalui anak usahanya, SKK Migas – Repsol Sakakemang B.V. (A MedcoEnergi Company). Melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), perusahaan menyalurkan berbagai bantuan strategis untuk mendorong kemajuan pendidikan serta penguatan ekonomi lokal di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.
Pada Selasa (2/12), Medco melalui Repsol Sakakemang menyerahkan bantuan di sektor pendidikan berupa panel surya lengkap dengan instalasi dan perangkat penunjang kegiatan belajar-mengajar untuk SDN Simpang Bondon. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan kepada para siswa dan tenaga pendidik sejak dini.
Tak hanya fokus pada pendidikan, Medco Energi juga memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui dukungan kepada UMKM produsen air minum di Desa Tampang Baru. Bantuan yang diberikan meliputi tabung FRP (filter), tangki air berkapasitas 2.000 liter, serta ratusan galon, guna meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas layanan air minum bagi masyarakat setempat.
Selain itu, SKK Migas – Repsol Sakakemang B.V., sebagai bagian dari Medco Energi, turut memberikan bantuan peralatan usaha kepada UMKM Pandai Besi “BASTARI”. Bantuan tersebut berupa genset 5.000 watt, mesin gerinda, serta bahan baku arang kayu, besi, dan ragum, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha sekaligus menjaga keberlanjutan keterampilan tradisional masyarakat.
VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi, menyampaikan harapannya agar bantuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Medco Energi melalui SKK Migas – Repsol Sakakemang B.V. dalam menghadirkan nilai tambah, memperkuat kemandirian masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup di sekitar wilayah operasi. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sehingga rencana pengembangan lapangan perusahaan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya. (***)








