JAKARTA, BuanaIndonesia.com – Dari data Kementrian Perhubungan Republik Indonesia mencatat ribuan orang tewas karena kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan dari mereka adalah pengendara sepeda motor.
Firdaus Rasyad, Kasubdit Promosi dan Kemitraan Keselamatan Direktorat Keselamatan Transportasi Darat mengungkap data mengejutkan terkait jumlah korban kecelakaan dalam 2 tahun terakhir
” Pada tahun 2014 tercatat 28.297 korban jiwa, pada tahun 2015 ada penurunan sedikit. Ada sekitar 26.495 jiwa meninggal dunia. Ini artinya ada sekitar 72 Orang perhari meninggal dunia di jalan atau tiap jam nya sekitar 3, 4 orang tidak pulang kerumah ( tewas ) karena mengalami kecelakaan di jalan ” Ungkap Firdaus
Lebih lanjut Firdaus mengatakan dari data yang berhasil dihimpun, ribuan korban jiwa itu didominasi pengendara roda dua ( sepeda motor ). Dalam berkendara pengendara sepeda motor, atribut wajib bukan hanya helm ber SNI
” Untuk pengendara sepeda motor bukan saja diwajibkan menggunakan helm ber SNI. Pemotor wajib memakai jaket berwarna terang, sepatu khusus atau jika musim hujan jangan menggunakan jas hujan ponco, ” Kata Firdaus
Disinggung soal remaja yang menggunakan sepeda motor ke sekolah, Firdaus mengaku miris melihat fenomena ini
“Orangtua yang memberikan anaknya kendaraan itu, tak ada bedanya mereka (para orangtua) memberikan mesin pembunuh pada anaknya. Kami juga sudah ke daerah-daerah, termasuk sosialisasi ke sekolah-sekolah. Bahkan sudah banyak dari kepala sekolah yang membuat surat edaran untuk melarang murid-muridnya yang membawa sepeda motor ke sekolah, ” Papar Firdaus








