Microsoft: Kejahatan Cyber di Indonesia Rugikan Rp 33,29 Miliar

10.097 dilihat
Ilustrasi - Foto : Internet

JAKARTA, Buanaindonesia.com- National Technology Officer Microsoft Indonesia Tony Seno Hartono memperkirakan kerugian akibat kejahatan cyber di Indonesia mencapai Rp33,29miliar per tahun

“Angka ini justru lebih besar dibanding perampokan nasabah bank secara konvensional,” kata Tony saat Cloud Computing Masterclass di kantor Microsoft, seperti dilansir tempo, Sabtu 14 Mei 2016.

Advertisement

Meski demikian, Tony menjelaskan, kesalahan tersebut bukan berasal dari teknologi yang digunakan. Menurut Tony, sebagian besar atau 90 persen kesalahan justru terletak pada kebiasaan pengguna.

Bila dibanding data yang diperoleh Norton Cybersecurity Insight Report, menurut Tony, angka kerugian di Indonesia masih terbilang kecil. Pasalnya, rata-rata pengguna dunia cyber kehilangan hampir US$ 358 atau sekitar US$ 150 miliar per orang, setara dengan Rp 2 ribu triliun per tahun.

Fenomena perdagangan online (e-commerce) yang semakin marak di Indonesia belakangan ini secara otomatis mendongkrak makin besarnya nilai transaksi elektronik (e-payment). Transaksi e-payment ini sebenarnya merupakan target pemerintah menjadikan Indonesia less cash society.

Sayangnya, Microsoft menilai penerapan e-payment di Indonesia masih riskan.

“Penerapan e-payment di Indonesia saat ini masih memiliki tantangan dari cyber security,”pungkasnya. (Ward)

Advertisement