PALEMBANG, buanaindonesia.com- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel), DR.A.Djauhari mengatakan, saat ini wakil rakyat asal Sumsel di Senayan (Jakarta), serta pejabat asal Sumsel belum bersatu untuk membangun Sumsel.
“Minta jembatan satu saja dengan orang pusat dari dulu tidak dikasih, padahal orang di Sumsel yang ada di Jakarta banyak, berarti mereka itu tidak bersatu,”jelas Djauhari kepada wartawan
Dia mengatakan, kalau seandainya nanti masyarakat Sumsel percaya kepada saya, “Saya punya ide untuk membentuk Forum Percepatan Pembangunan untuk Sumsel,”jelasya, saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (5/3).
Selanjutnya, Kemajuan Sumsel ini harus diperjuangkan, tiap tahun harus ada penambahan pembangunan yang menggunakan dana APBN. Oleh karena itu, wakil -wakil Sumsel yang ada di Pusat harus bersatu untuk kemajuan Sumsel.
Dia menmbahkan, nantinya forum percepatan pembangunan Sumsel ini akan beranggotakan pejabat-pejabat pusat, anggota DPR RI asal Sumsel, anggota DPRD Sumsel dan Gubernur Sumsel.
“Saya ingin menjadi mediator bagi wakil- wakil Sumsel yang ada di Pusat kelak, mereka harus bersatu untuk kemajuan Sumsel, tidak seperti sekarang ini, yang saya lihat belum bersatu,” ujar pembina Partai Demokrat
Menurut Djauhari, otomatis akan berdampak terhadap kesejahteraan rakyat. Pembangunan- pembangunan yang harus dilakukan di Sumsel, terutama dalam bidang infrastruktur jalan dan jembatan.
“Sumsel juga masih butuh transportasi yang memadai, hingga mencapai pelosok desa, karena itu dapat memacu peningkatan ekonomi masyarakat, begitu juga pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), pembangunannya mutlak harus direalisasikan,” kata Djauhari.
Jalan kereta api, harus dibangun hingga mencapai Provinsi Jambi. “Sudah saatnya jalan kereta api kita bangun, mulai dari Palembang seberang ilir, melintasi Banyuasin, Muba hingga Provinsi Jambi, usulan ini sebenarnya sudah kami sampaikan ke Kemenkeu di Jakarta, tapi hingga saat ini belum ditanggapi,” kata Calon Anggota DPR RI Dapil Sumsel 1, (Ward)







