BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Garut bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten ( BNNK ) Garut menggelar Pers Release yang berkaitan dengan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), bertempat di ruang rapat Pameungkang, Pendopo kabupaten Garut , Jumat 30 Desember 2022.
Bupati Garut H Rudy Gunawan, selaku Ketua P4GN, memaparkan garis besar capaian tim terpandu P4GN selama tahun 2022.
Bupati Garut menyebutkan, hasil daripada penindakan kaitan dengan penyalahgunaan narkoba, 57% Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada di kabupaten Garut dihuni oleh pelaku penyalahgunaan narkotika.
Rudy menerangkan, telah dilakukan upaya preventif salahsatunya Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba), Desa Bersinar Pesisir bersama BNN, serta penguatan fungsi-fungsi di sekolah dan lainnya, termasuk dalam rangka pencegahan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Forkopimda dan intansi lainnya, melakukan test urine terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab secara tiba-tiba.
“ Langkah ini pun dilakukan di kejaksaan, di kepolisian da lainnya. Dan ini akan dilakukan ditahun yang akan datang. Jadi kita punya tugas pencegahan dan bukan hanya preventif tapi juga promotif,” terang Rudy.
Sambungnya, langkah promotif yang digencarkan melalui satuan-satuan desa, dan pemkab memberikan apresiasi terhadap Desa Bersinar, juga apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Non-Governmental Organization (NGO) yang melakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka pencegahan yang berhubungan dengan penyalahgunaan narkotika.
Rudy juga menyebutkan, kaitan dengan pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan lainnya, secara garis besar dilakukan oleh Pemkab Garut dari sisi kepemerintahannya, selain itu dari sisi fungsi dan tugas BNN, ini sangat menonjol di Kabupaten Garut.
“ Sangat luarbiasa, saya ucapkan terima kasih untuk kawan-kawan dari BNN. Saya mengapresiasi langkah-langkah ini, bisa dijadikan bagian upaya menyelamatkan bangsa,” ungkapnya.
Menurutnya, fungsi Pers/Jurnalis juga dari sisi promotif. Menyampaikan dan menggerakan masyarakat bahwa narkotika itu adalah musuh bersama. Narkotika sangat jahat terhadap tubuh, dan secara ekonomi berdampak pada kehidupan sosial, kejahatan dan berbagai macam.
“ Kenapa kami menyatakan darurat narkoba, kami nyatakan perang melawan narkoba. Kalau kami aman-aman saja, seolah-olah Garut aman, ini tidak demikian. Kami juga ucapkan terima kasih atas penegakan hukum yang dilakukan Polres, Polda, Mabes Polri sebagai aparat penegak hukum. Tapi saya sebagai kepala daerah mengucapkan terima kasih atas backup BNN Provinsi, BNN Pusat dalam hal ini,” pungkasnya.








