Pemkab Garut Turunkan Bantuan Dalam Penanganan Bencana Gempa di Kabupaten Cianjur

10.319 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Gempa Bumi yang terjadi kemarin siang di wilayah kabupaten Cianjur menjadi duka bersama, tak terkecuali bagi seluruh warga yang ada di kabupaten Garut.

Bencana ini juga menggerakkan empati Pemkab Garut untuk turut membantu dalam upaya penanganan pasca gempa bumi dengan menurunkan bantuan kemanusiaan melalui Tim BPBD, Tagana, Kesehatan serta logistik.

Advertisement

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman, Senin malam (21/11), mengatakan, pihaknya melaksanakan perintah Kepala BPBD untuk langsung menurunkan timnya sebanyak 9 orang guna membantu BPBD Kabupaten Cianjur.

” Tim BPBD Kabupaten Garut juga menurunkan tiga unit kendaraan, terdiri dari satu unit kendaraan rescue untuk kendaraan evakuasi, kemudian satu unit kendaraan truk untuk mengevakuasi korban yang tidak bisa dievakuasi pada jalur rumpil, serta kendaraan tim yang berfungsi membawa perbekalan tim selama kegiatan operasi di lokasi bencana. Selana di lokasi bencana perbekalan ini digunakan tim evakuasi BPBD Garut dan supporting atau dukungan tim BPBD Kabupaten Cianjur selama bertugas” terangnya.

Selain itu, dikutip dari media Statusjabar, Pemkab Garut telah menugaskan pihak terkait dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan serta RSUD dr Slamet untuk membantu penanggulangan bencana di kabupaten Cianjur.

“ Ada 10 ton beras yang dikirim ke lokasi bencana, 4 ambulan dan beberapa tenaga medis serta peralatan yang kita punya untuk membantu korban, kita sudah kirimkan ke lokasi bencana di Cianjur,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan, Selasa 22 November 2022.

Dalam membantu penanganan korban bencana di Cianjur ini, kata dia, dirinya sudah menugaskan kepada Sekertaris Daerah (Sekda) Garut Nurdin Yana serta Kepala Pelaksana BPBD Garut, Direktur RSUD dr Slamet dan Kepala Dinas Sosial untuk menyiapkan bantuan yang diperlukan di lokasi bencana ini.

“ Kemarin kita sudah kirimkan personil Tagana dan BPBD Garut dengan membawa selimut, makanan, dan tenda ke lokasi bencana. Saya tugaskan Pak Sekda untuk menguatkan yang sudah pergi, Kita akan kirimkan langsung ke Kecamatan Cugenang yang menjadi lokasi terdampak parah bencana gempa bumi ini,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Garut Rudy Alfiyansah, S.Kep.,Ners mengatakan, dalam membantu penanganan korban bencana gempa bumi di Cianjur, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan RSUD setempat dan Public Safety Center (PSC).

“Setelah kita koordinasi hari ini kita akan mengirimkan tim perawat ke Cianjur,” terangnya.

Sementara dari hasil koordinasi dengan Direktur RSUD dr Slamet Garut, kata dia, pihaknya akan memberangkatkan satu unit ambulan dari PSC.

Terkait jumlah perawat yang akan diberangkat ke lokasi bencana, pihaknya masih berkoordinasi.

“Kami pastikan perawat yang diterjunkan ke lokasi bencana di Cianjur, kami dari DPD PPNI Garut akan memberikan uang tambahan kepada perawat tersebut,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima BPBD Jawa Barat, sampai saat ini jumlah korban bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur, untuk korban meninggal dunia ada 162 orang, 326 warga luka-luka dan 13.784 orang mengungsi. Lokasi pengungsian tersebar 14 titik.

Advertisement