PT Bumi Pasir Putih di Demoi Puluhan Karyawanya

157.596 dilihat
Puluhan karyawan demoi perusahaanyaPuluhan karyawan demoi perusahaanya
Puluhan karyawan demoi perusahaanya

BANYUASIN, buanaindonesia.com– Puluhan Karyawan PT Bumi pasir putih (salah satu perusahaan Air minum dalam kemasan) di kelurahan Sukajadi kecamatan Talang Kelapa kabupaten BANYUASIN provinsi Sumatera selatan menggelar aksi demo dihalaman luar PT untuk menuntut kelayakan upah minimum pekerja (UMP)

Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan para pendemo ini mulai menggelar aksinya sekitar pukul 09:00 wib. dalam orasinya para pekerja mengancam akan melakukan aksi mogok kerja apabila upah mereka tidak dinaikan sesuai setandar Upah Minimum Provinsi (UMP) “naikan gajih kami kalau tidak kami akan mogok kerja” teriak para pendemo

Advertisement

“berikan kami gajih yang layak dengan standar ump,” saut karyawan lainya

Sohit salah satu pekerja mengaku bahwa dirinya sudah dua tahun bekerja di PT bumi pasir putih tersebut, namun gajih pokok yang ia terima masih  tetap Rp 700 ribu. “dari awal bekerja sampai saat ini upah yang saya terima masih ttetap Rp 700 ribu, sedangkan saya sudah bekerja selama dua tahun,” ungkapnya kepada buanaindonesia.com Senin (10/03/14).

“Upah kerja yang paling besar disini cuma Rp 1.300 ribu, sedangkan perusahaan ini sudah beroprasi sampai tiga sif,” lanjutnya.

senada dikatakan sili, bukan hanya itu saja bahkan sampai saat ini perusahaan ini tidak bisa menjamin keselamatan para pekerja. ” seluruh karyawan perusahaan disini tidak ada yang masuk jamsostek, bahkan jika ada karyawan yang kecelakaan kerja perusahaan malah tutup mata, ” ungkapnya menambahkan.

“jadi sengaja kami kompak demo disini agar perusahaan bisa memberikan upah yang layak untuk para pekerjanya,” imbuhnya.

Pantauan dilapangan selang beberapa saat aksi digelar, Asril selaku Kepala Pabrik keluar menemui para pendemo ini untuk menjelaskan bahwa pihak perusahaan berjanji akan merealisasikan tuntutan mereka

“kami berjanji peusahaan akan menaikan gajih kalian pada akhir bulan maret ini, jadi kami mohon kepada seluruhnya harap bersabar,”terangnya.(*)

Diduga Limbah Pabrik Minuman Fanther Kembali Cemari Permukiman warga

Bertahun-Tahun Kolam Warga Tak Bisa Ditanami Ikan

Tiga Tahun PT Bumi Pasir Putih Tak Berikan Laporan AMDAL

Advertisement