
PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Sebaran titik api di wilayah Sumsel sebulan terakhir makin meluas. Paling tidak, hingga akhir 2015 sebanyak 200 hektar lahan gambut di Sumsel sudah terbakar.
Kepala Manggala Agni Sumsel Nunu Anugrah mengungkapkan, kebakaran di Sumsel saat ini belum masuk kategori parah. Meski demikian, kebakaran sudah menyebar ke area lahan gambut lantaran air resapan jauh berkurang sehingga api dengan cepat terbakar.
“Total lahan gambut yang sudah terbakar sejak sebulan terakhir mencapai 200 hektar,” ungkap Nunu, Rabu (5/8).
Menurut dia, lahan gambut yang terbakat tersebut berada di Kabupaten Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir. Hal ini disebabkan masih terdapat turun hujan meski intensitasnya cukup ringan.
Dikatakan, pihaknya mengalami kesulitan memadamkan api karena lokasi yang cukup jauh dan sulitnya medan.
“Tim darat dan udara dikerahkan meski medannya sangat berat,” kata dia.
Kepala BPBD Sumsel Yulizar Dinoto mengungkapkan, dari pantauan satelit NOAA, terdapat 535 titik api yang tersebar selama Juli 2015. Jumlah ini jauh lebih banyak dibanding bulan-bulan sebelumnya.
“Hotspot makin bertambah banyak dan kemungkinan puncaknya September dan Oktober mendatang,” pungkasnya. (Erwan – Ward)








