MUARA ENIM, Buanaindonesia.com – Lantaran belum adanya Klinik khusus yang melayani penderita HIV AIDS di Kabupaten Muara Enim. Puskesmas Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul terpaksa membawa pasiennya berobat ke Kota Prabumulih yang telah memiliki fasilitas tersebut.
“Klinik khusus yang melayani penderita HIV AIDS atau disebut dengan Klinik Voluntary Conseling and Testing (Klinik VCT) sangat dibutuhkan di Kabupaten Muara Enim. Setiap kali ada pasien HIV AIDS, kita terpaksa membawanya berobat ke Prabumulih,” tutur Kepala Puskesmas Tanjung Enim, dr Hj Maisaroh, Selasa (23/02/2016).
Saat ini, terang Maisaroh, tercatat masih ada 4 orang penderita HIV di Kecamatan Lawang Kidul yang masih membutuhkan penanganan khusus. Sehingga Klinik VCT sangat dibutuhkan.
“Kita sudah beberapa kali mengajukan proposal pembangunan Klinik VCT ke PTBA maupun Musrenbang. Namun, sampai sekarang belum ada respon. Saya berharap nantinya akan berdiri Klinik VCT dengan fasilitas yang memadai,” harapnya.
Terkait permasalahan tersebut, Anggota DPRD Muara Enim, Ruspandri mengatakan pihaknya akan membantu untuk merealisasikan pembangunan klinik VCT di Puskesmas Tanjung Enim.
“Kita minta proposal tersebut untuk di perbaharui lagi, dan nanti proposal itu akan kita kawal. Jika perlu sampai ke pusat, karena klinik ini sangat di butuhkan masyarakat baik yang mau melakukan tes maupun untuk melakukan pengobatan. HIV ini kasus yang serius dan harus kita tanggulangi apalagi sudah banyak korban yang meninggal dan masih ada penderitanya,” ucapnya.Puskesmas Tanjung Enim Butuh Klinik VCT Tangani Penderita HIV AIDS
Editor : Juan










