Residivis Babak Belur Dihajar Massa Usai Curi Motor

10.369 dibaca

PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Meski berhasil merusak kontak motor sasarannya, Saleh Effendi (26) warga Banyuasin, Sumsel, tak bisa menghidupkan mesinnya karena mogok. Residivis dalam kasus serupa itu memutuskan mendorong motor tersebut pelan-pelan.

Tersangka curanmor beserta barang bukti
Tersangka curanmor beserta barang bukti

Sial, tak jauh dari lokasi, korban yang diketahui bernama Evryna Puspita Sari (27) melihat motor miliknya jenis Honda Revo warna hitam BG 4132 ZV dibawa pelaku. Dia pun berteriak maling sehingga membuat warga mengejar pelaku. Pelaku Saleh tertangkap dan diamuk massa hingga babak belur, sedangkan satu pelaku lain kabur.

Advertisement

Tersangka Saleh mengaku melihat motor korban saat melintas di depan kantor Bimbel Gamiliet Scienter di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sabtu (25/4) sore. Dia dan rekannya pun beraksi yang langsung membedel kontak dengan kunci T. Setelah beberapa kali mesin motor tak berbunyi, tersangka memutuskan mendorongnya, sementara pelaku lain berinisial AL (DPO) mengendarai sepeda motor mengiringi dari belakang.

“Niatnya didorong dulu agak kejauhan, baru dicoba dihidupkan lagi, tapi keburu ketahuan,” ungkap tersangka Saleh di Mapolsek Ilir Timur I Palembang, Senin (27/4).

Tersangka mengaku sudah beberapa kali masuk penjara. Terakhir, baru keluar Oktober 2014 lalu dengan kasus yang sama. Saat itu kaki kanannya sempat ditembak polisi. Namun, begitu keluar penjara, dia kembali mengulangi kejahatannya hingga lima kali.

“Mau makan susah, buah duku sudah habis mau dijual, mending curi motor, lumayan dapat dua juta satu motor,” kata dia.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang AKP Zulkarnain mengungkapkan, dari hasil pengembangan, tersangka Saleh terlibat beberapa aksi pencurian di wilayah hukum Polresta Palembang. Diantaranya, di Jalan Mayor Salim Batubara, di Jalan Angkatan 66, dan beberapa kasus curanmor lain. Tersangka kepergok sedang mencuri motor korbannya dan saat ditangkap ditemukan satu kunci leter T, leter Y, dan L.

“Tersangka memang mencari motor sasarannya yang terparkir. Dia cerdas merusak kunci kontak, tak lebih dari dua menit saja,” pungkasnya. (Erwan-Wardoyo)

Bagaimana Menurut Anda?