Jelang H -1 Idul Adha, Harga Daging dan Ayam Potong Meroket Tinggi

10.854 dibaca
Alex Noerdin, Gubernur Sumsel

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – menepati H -1 hari raya Idul Adha, Harga daging sapi dan ayam potong di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Banyuasin secara drastis mengalami kenaikan, Selasa (22/09).

picturesSeperti salah satunya di pasar tradisional Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, saat ini harga daging sapi naik menjadi Rp 150 ribu perkilogram dari harga sebelumnya Rp 110 ribu per kg, sedangkan Ayam Potong menembus harga Rp 35 – 50 ribu per ekor dari harga sebelumnya Rp 20 – 30 ribu per Ekor.

Advertisement

Informasi yang didapat, kenaikan harga tersebut dipicu karena tingginya daya beli masyarakat menjelang hari raya ini.

“kenaikan harga daging dan ayam ini karena permintaan konsumen yang tinggi,” ujar Kamaluddin salah satu pedagang daging dipasar Pangkalan Balai.

Disamping itu juga, sambungnya, disebabkan karena biaya pakan yang sedikit lebih mahal. “untuk sapi karena rumput sulit didapat saat kemarau ini,”

Namun, Lanjutnya, meskipun tingginya daya beli masyarakat, dipastikan stok masih tetap aman. “Stok saat ini  cukup, ngak kurang,”terangnya.

Senada dikatakan Agus salah satu pedagang ayam, harga ayam sedikit berubah dari harga sebelumnya sebab pada saat lebaran seperti ini banyak permintaan dari konsumen. “Sedangkan biaya angkut sedikit naik dari biaya sebelumnya.”ungkapnya.

Sementara Kepala Pasar Pangkalan Balai Mul’in mengatakan, kenaikan ini tidak seyogyanya naik, karena Sewaktu-waktu bisa turun.

“Diperkirakan harga daging sapi dan ayam akan kembali turun pada hari H Idul Adha, karena masyarakat sudah mendapatkan daging kurban untuk masakan lebaran,” ujar Mul’in Kepada buanaindonesia.com.

Menurut dia, kenaikan harga daging dan ayam menjeelang lebaran adalah hal yang biasa.

“Harga naik menjelang lebaran itu biasa, karena permintaan naik, ya secara otomatis harga angkut naik, sudah jadi hukum pasar,”Jelasnya.

Ia mengatakan saat ini stok daging sapi dan ayam cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Lebaran, karena pasokan dari Betung dan luar daerah lancar.

“Kami hanya berharap masyarakat tidak terlalu berlebihan menyambut Lebaran, sehingga harga berbagai kebutuhan tidak mengalami kenaikan yang tinggi,”imbuhnya.

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?