Sumsel Rumuskan Cara Penanggulangan Kemiskinan

13.615 dibaca

PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang terorganisir dan efektif, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) merumuskan program Gerakan Terpadu Serentak Semesta Menuju Rumah Tangga (Gertak Sejuta) Mandiri.

Program ini merupakan suatu pergerakan terencana dan sistematis oleh seluruh elemen masyarakat secara bersama, bersatu dan kompak dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di Sumsel. Hal tersebut berdasarkan basis data terpadu menjadi rumah tangga yang tangguh secara ekonomi dan sejahtera sosial tanpa tergantung dari pihak lain.

Advertisement

Gertak Sejuta Mandiri ditujukan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dengan basis data terpadu secara signifikan. Program ini sudah di deklarasikan dan ditandatangani langsung seluruh kepala daerah di Sumsel pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Sumsel Tahun 2016 di Hotel Ultima Horison Palembang, Selasa 12 April 2016

Musrenbang,  dibuka langsung oleh Dirjen Bina Administrasi dan Kewilayahan Kemendagri RI, Eko Subowo, serta dihadiri langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Arief Yahya.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, dalam kesempatan ini mengatakan, selain penanggulangan kemiskinan, pada 2017 mendatang Pemprov Sumsel akan fokus pada pembangunan bidang kepariwisataan menuju Sumsel Culture Industry.

Menurut Alex, pariwisata di Sumsel saat ini masih terkendala dengan belum lengkapnya infrastruktur penunjang pariwisata di berbagai daerah, seperti transportasi.

“Tahun depan Pemprov Sumsel akan lebih fokus di pembangunan kepariwisataan, khususnya infrastruktur termasuk akses menuju objek wisata di Sumsel,” ungkap Alex.

Bersama Pemerintah Daerah di Sumsel akan dikoordinasikan program pembangunan kepariwisataan, seperti 1000 kredit kepemilikan home stay dan dikaitkan juga dengan program 1000 kredit toilet bersih di seluruh daerah Sumsel.

“Saya sudah bicara dengan Bupati/Walikota, saya minta program ini di daerah sesuai dengan kemampuan daerah masing-masing. Program ini digulirkan Kementerian Pariwisata,” lanjut Alex.

Sementara itu, Menparekraf RI, Arief Yahya mengatakan, Pemerintah Pusat saat ini telah menetapkan Sumsel sebagai model Sport Tourism Nasional. Untuk itu, Kementerian Pariwisata akan mendukung penuh langkah pembangunan kepariwisataan di Sumsel.

“Kementerian Pariwisata tahun depan akan melakukan pembangunan kepariwisataan besar-besaran di Indonesia, salah satunya mendukung Sumsel sebagai model Sport Tourism Nasional,” tegas Arief. (Wardoyo)

Bagaimana Menurut Anda?