BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Warga Pangkalan Balai kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin Sumsel memanfaatkan singkong jadi makanan cemilan, yang dapat menambah sumber mata pencaharian. Makanan ini dibuat dengan beberapa tahap, yaitu tahapan pembuatan bahan baku. Terdiri dari pengupasan kulit, perebusan dan penggilingan. Bahan dasar kelempang yang sudah digiling, masyarakat setempat menamai kelasan singkong dicetak. Dengan sedikit diberi pewarna pandan.

Maryani (39) Warga Lingkingan IX kelurahan Pangkalan Balai mengaku sudah memulai membuat kelempang singkong ini sejak tiga bulan terakhir karena menurutnya selain hasil kelempangnya enak bahan dasarnya juga mudah didapat namun cara pengerjaanya sedikit lama karena memakan waktu dua hingga tiga hari.
“Baru tiga bulan ini pak saya memulai membuat kelempang singkong ini sejak terakhir menurut saya kalau dari singkong hasil kelempangnya enak dan bahan dasarnya juga mudah didapat namun cara pengerjaanya sedikit lama karena memakan waktu dua hingga tiga hari”jelasnya saat ditemui dikediamannya minggu (28/06/15)
Senada dikatakan Suraida (30) warga setempat kalau aktifitas pembuatan kelempang ini dikerjakan secara bergotong royong bukan merupakan gerakan PKK kelurahan tetapi swadaya masyarakat sendiri dan belum pernah tersentuh oleh bantuan dari PKK kelurahan untuk pelaku pembuatan kelempang di Lingkungan IX kelurahan Pangkalan Balai ini.
Dirinya berharap kepada Pihak kelurahan dan pihak Usaha Kecil Menengah (UKM) Banyuasin untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang ada kemauan untuk membuat usaha, supaya ekonomi masyarakat tidak terpaku pada satu sektoral saja tetapi berbagai Usaha masyarakat mampu menjalankannya.
“Kami mengerjakan pembuatan kelempang ini secara gotong royong pak, dari PKK kata orang itu untuk saat ini belum tersentuh, ya harapan kami agar pihak kelurahan dan pihak UKM memberikan bantuan kepada kami supaya kami bisa mengembangkam usaha dan memasarkan kelempang buatan kami ini.” harapnya








