BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS – Untuk pertama kalinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistika Kabupaten Musi Rawas (Mura) rapat teknis komunikasi dan informasi se Provinsi Sumsel dengan caraTeleconference, Selasa 14 Febuari 2017.
Hal tersebut juga akan dikembangkan hingga ke kecamatan. Dalam Teleconference tersebut, Joko Imam Santosa Sekda Pemprov Sumsel mengatakan, Dinas Kominfo mengambil peran penting di pemerintahan, sehingga dituntut untuk terlebih dahulu mengetahui setiap informasi terbaru.
Oleh karena itu, dengan adanya tiknologi tersebut dan sering digunakan maka akan mampu menunjang kinerja Diskominfo yang selalu mendapat informasi yang akurat dann terdepan.
“Tugas Dikominfo ini termasuk mewakili kinerja semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan ini lebih dikedepankan dan ditingkatkan. Dimana Diskominfo yang dituntut untuk selalu memberikan informasi yang akurat dan terdepan, jadi dengan adanya tiknologi ini, bisa membantu Diskominfo dalam kinerjanya,” Kata Joko.
Ia berharap, melalui Teleconferense rapat teknis komunikasi dan informasi se Provinsi Sumsel, untuk kedepan dapat dikoordinasikan serta dilakukan sekurang-kurangnya dua bulan sekali. Hal itu untuk mengkoordinasikan oleh Diskominfo, untuk memberikan informasi terkait permasalahan di Pemerintah Daera (Pemda) untuk disampaikan, denegan media tersebut dinilai sangat efisien dan ekonomis, lantaran tak perlu lagi memakan waktu untuk bertatap muka.
“Diskominfo ini harus stanbye dan dijadwalkan, sehingga kalau dibutuhkan teknologi tersebut seperti hp. Intinya semakin maju daerah tersebut, juga dibutuhkan penanganan kompleksitas. Diskominfo ini, dalam rangka menyampaikan masalah yang ada, sehingga kegiatan lebih terkoodinator,” Jelasnya.
Sementara itu, menanggapi hal tersebut Bambang Hermanto kepala Diskominfo Statistika Mura mengatakan, pihaknya secara minimal siap, meski masih jauh dari ideal. Namun pihaknya kedepan akan menjadwalkan terkait untuk melakukan rapat melalui Teleconference tersebut.
“Kami siap untuk itu, sesuai dengan intruksi Sekda Pemprov tadi kami akan agendakan minimal satu bulan sekali. Meski sekarang jauh dari kata ideal, tapi masih bisa digunakan. Mungkinkan ini baru, dan kondisi keuangan yang belum maksimal, jadi secara bertahap kita penuhi,” kata Bambang Kepada Musirawas Ekspres, usai melakukan Teleconferense rapat teknis komunikasi dan informasi se Provinsi Sumsel, Selasa (14/2).
Dikatakannya, untuk melaksanakan program tersebut yang memang hanya mengunakan peralatan, jaringan dan sonsistem yang biasa, hanya saja program tersebutyang menggunakan jaringan minimal 10 mega, namun untuk saat ini pihaknya memiliki ketersedian jaringan sebesar 17 mega. Hal tersebut didapatnya dengan menari jaringan di SKPD lain.
“Namun setelah selesai kami kembalikan lagi, hal tersebut memberi kemudahan untuk mendapat informasi, karena sekarang secara langsung masih susah untuk mendapat intruksi dari Pemprov,” jelasnya. Ditambahkannya, meski masih memiliki kekurangan, namunh pihaknya akan secara bertahap untuk kedepan akan menarik seluruh pelanggan internet ke Diskominfo. Untuk mencapai hal tersebut tentu membutuhkan dana yang tak sedikit, oleh karena itu akan dilakukan secara bertahap. “Untuk tahun ini terealisasikan sebesar Rp500 juta itu belum mengakomodir separuhnya, namun dengan bertahap semua SKPD, kecamatan untuk mengunakan tiknologi tersebut. Sementara untuk desa yang memang terkendala dijaringan akan kami bantu dengan penguat sinyal. Target belum bisa pastikan, namun ini bertahab untuk nyiapkan sarana, komunikasi informasi lebih cepat, karena selama ini harus ketemu langsung,” Pungkasnya.








