BUANASUMSEL.COM, MUSI RAWAS – Sekitar 1200 kaum muslim yang ada di Kabupaten Musi Rawas dan Muratara memadati Masjid Agung darussalam Muara Beliti, untuk melaksanaka’n peringatan maulid Nabi Besar Muhammad, S.A.W dan Istiqosah bersama agar Pilkada serentak yang dilaksanakan hari ini dapat berjalan aman, lancar dan kondusif hingga akhir penghitungan suara nantinya.
Kegiatan dilaksanakan Polres Musi Rawas, dipusatkan di Masjid Agung darussalam Muara Beliti, Rabu (15/02/17). dimulai dengan dilaksanakan shalat isya berjamaah, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran, kata sambutan Kapolres Mura AKBP Hari Brata, S.IK, Bupati Mura dan Muratara yang diwakilkan kedua Sekda Kabupaten H. Abdulah Matcik (Sekda Muratara) dan Isbandi Arsyad (Sekda Mura), serta kata sambutan Ketua MUI (KH. Syaiful Hadi). Dan ditutup dengan ceramah agama dari 3 pencermah ustadz Fahmi dari ponpes Arisalah Kota Lubuklinggau, KH. M. Habib Hamzah bafaqih dan ustad ahmad husaini yang berasal dari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.
Kapolres Musi Rawas AKBP Hari Brata, S.IK didampingi para ulama, umaro dan Jajaran Polres Musi Rawas menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar untuk meningkatkan keimanan Anggota Polres Mura secara internal namun juga dilaksanakan untuk memupuk silahturahmi bersama umat muslim di Mura dan Muratara, serta bertempatan dengan Pilkada serentak yang adakan dilaksanakan di beberapa daerah, yang kita harapkan dapat berjalan lancar, aman serta kondusif.
“Dan dalam kegiatan ini alhamdulillah di hadiri ribuan masyarakat baik ulama, tokoh Agama, santri, ada juga banser NU bersama Anggota Polres Mura, yang membaur bersama-sama mendengarkan tauziah dari beberapa ulama dan habib, dan kebetulan pada kesempatan ini kami dapat menghadirkan para ulama dari pasuruan. Serta kita bersama-sama berdoa agar Pilkada yang sedang berlangsung sekarang ini di Indonesia dapat berjalan aman, lancar dan kondusif hingga akhir penghitungan suara nantinya.”
Sedangkan Ustadz husani pada kesempatan ini memberikan pencerahan Bahwa perayaan maulid nabi Muhammad S.A.W bukan hanya dilakukan 1 tahun sekali, bahkan Nabi sendiri merayakannya seminggu sekali, mengingat dan meneladani Nabi Muhammad, S.A.W merupakan amalan yang tak terhingga. Selain itu juga Habib hamzah menjelaskan bahaya dari Narkoba sudah ada sejak zaman nabi, kalau dalam islam adalah hamar yang ia ceritakan bagaimana seorang malaikat yang diazab oleh Allah SWT karen tergoda dengan hamar, semua kejahatan bermula dari Hamar atau Narkoba pada saat ini, jadi kita harus menghindarinya, dijelaskan beberapa petikan ceramah kedua ustadz dari Pasuruan tersebut.










