Popey dan Perpustakaan Keliling Jadi Idola Baru Anak-Anak Di Muara Beliti

15.024 dibaca
Popey dan Perpustakaan Keliling Jadi Idola Baru Anak-Anak Di Muara Beliti

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUSI RAWAS – Memberi pendidikan kepada generasi penerus Bangsa, bukan hanya menjadi tanggung jawab Guru sebagai pengajar semata, pendidikan dapat dilaksanakan secara formal di sekolah maupun nonformal melalui lingkungan dan ektern sekolah.

Sat Lantas Polres Musi Rawas mendasari pasal 4 UU No 22/2009 tentang lalu lintas dan jalan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendidikan berlalu lintas kepada masyarakat.

Advertisement

Untuk itu, Polantas Musi Rawas pada (06/07/2017) sekitar pukul 10.00 Wib, menggelar pelaksanaan Perpustakaan keliling di Desa Ketuan Jaya Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, dengan menggunakan 1 unit Mobil Dikyasa (Pendidikan dan Rekayasa) yang telah disetting sedemikian rupa, menjadi sebuah Perpusatakaan keliling dengan pemandu Badut Popey untuk memeriahkan suasana.

Kapolres Musi Rawas AKBP Pambudi, SIK melalui Kasat Lantas AKP Budi H. Sutrisno, SH, SIK yang merupkan alumni Akpol 2007 menjelaskan Kami belum sempurna dengan segala keterbatasan untuk memberikan pendidikan berlalu lintas kepada masyarakat, namun dengan memanfaatkan sarana kendaraan dinas yang ada, kami mencoba membuatnya bermanfaat, tidak hanya untuk operasional patroli dan pengawalan saja, dibagian belakang kendaraan dikyasa kami modifikasi dengan membuat rak buku yang dimanfaatkan sebagai perpustakaan keliling.

“Kemudian seperti biasanya, anak-anak usia dini menjadi sasaran dalam pelaksanaan perpustakaan keliling, namun kali ini kita mengajak badut karakter Popey untuk memebuhi permintaan anak-anak dihari sebelumnya, mereka mengetahui Popey melalui Sosial Media @lantasmusirawas, untuk mengabulkannya, maka kami mengajak Popey agar dapat menghibur anak-anak di Desa Ketuan Jaya, Alhamdulillah Anak-anak mengidolakan Popey” ujar Kasat.

Ditambahkan Kapolres Mura AKBP Pambudi, SIK melalui saluran Whatsappnya bahwa, kegiatan humanis dengan inovasi yang sederhana namun tepat sasaran inilah, yang diharapkan untuk mengoptimalkan kegiatan Kepolisian di lapangan, dengan tidak hanya melaksanakan kegiatan penegakkan hukum namun melaksanakan serangkaian kegiatan preemtif dan preventif, Saya apresiatif dengan kegiatan tersebut, dan saya arahkan agar jajaran Polantas tetap konsisten untuk memberikan pendidikan berlalu lintas secara berkesinambungan.

Bagaimana Menurut Anda?