Peringati Hari Kartini ke-139, Bupati Muara Enim Minta Teladani Sosok RA Kartini

17.340 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM – Raden Ajeng (RA) Kartini dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan derajat antara wanita dan pria di Indonesia. Hal itu dimulai ketika Kartini merasakan banyaknya diskriminasi yang terjadi antara pria dan wanita pada masa itu. Pasalnya beberapa perempuan tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan tinggi.

Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya
Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya

Oleh karena itu, pada peringatan Hari Kartini ke-139, yang dipusatkan di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim, Kamis (19/04/2018), Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar meminta kepada perempuan khususnya di Kabupaten Muara Enim bisa menteladani sosok RA Kartini.

Advertisement

“Kartini merupakan sosok perempuan tangguh dengan perjuangan yang tulus dalam memperjuangkan hak-hak kaum wanita agar kaum perempuan mendapatkan hak yang sama seperti kaum laki-laki. Oleh karena itu, kaum perempuan khususnya di Kabupaten Muara Enim bisa menteladani sosok beliau,” tutur Bupati dalam sambutannya.

Foto : Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar saat memberikan nasi tumpeng kepada istri Dr Hj Sinta Paramita Sari SH MHum saat peringatan Hari Kartini
Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar saat memberikan nasi tumpeng kepada istri Dr Hj Sinta Paramita Sari SH MHum saat peringatan Hari Kartini Sabtu (21/04/18)

Bupati menerangkan, Kartini muda adalah sosok yang sangat menjunjung tinggi ilmu pendidikan dan pengetahuan. Dia sangat gemar membaca dan menulis. Namun, kegemaran Kartini tersebut terenggut lantaran sang ayah Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat meminta Kartini tidak perlu menimba ilmu tinggi, hal itu yang membuat Kartini hanya sampai sekolah dasar saja pada usia 12 tahun.

“Tidak di pungkiri saat ini, perempuan-perempuan di berbagai daerah  telah hidup setara dan sejajar dengan kaum laki-laki. Perempuan telah banyak ikut ambil bagian dalam pembangunan. Kaum perempuan Indonesia tidak ketinggalan dengan apa yang dikerjakan oleh kaum laki-laki mulai dari menjadi pesuruh, sampai menjadi Presiden, Menteri, Duta Besar dan lain sebagainya,” ungkap Muzakir.

Sekda Muara Enim Ir HHasanudin saat memyerahkan nasi tumpeng kepada istri tercinta
Sekda Muara Enim Ir HHasanudin saat memyerahkan nasi tumpeng kepada istri tercinta

Dalam agama Islam, lanjut Bupati, kesamaan derajat kaum perempuan dan laki-laki sudah di muat dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 228, bahwa kaum wanita itu mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan kaum pria.

“Islam memberikan kedudukan dan perhatian sebaik-baiknya terhadap kaum perempuan. Agama Islam juga memberikan hak dan kewajiban yang sama terhadap perempuan dengan kaum laki-laki, sesuai tugas dan perannya masing-masing,” pungkas Bupati.

Pada kesempatan itu, diumumkan 10 orang pemenang lomba busana kebaya. Serta dilakukan prosesi potong tumpeng dari Bupati Muara Enim kepada istri Dr Hj Shinta Paramita Sari SH MHum, lalu diikuti oleh Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono dan Sekda Muara Enim Ir Hasanudin dengan menyerahkan nasi tumpeng kepada istrinya masing-masing.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Jowono, Sekretaris Daerah Muara Enim Ir H Hasanudin MSi, Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim Dr A. Najib, para Kepala FKPD, Ketua Organisasi Wanita di Kabupaten Muara Enim, tokoh ormas, tokoh masyarakat, tokoh sgama dan serta undangan lainnya. (Adv Siswanto).

Bagaimana Menurut Anda?