Agus Saputra : Kalau Jalan Mau Bagus Bupati Harus Gesit & Kreatif

14.311 dibaca
Agus Saputra : Kalau Jalan Mau Bagus Bupati Harus Gesit & Kreatif
Agus Saputra Holidu ST

BANYUASIN, Buanaindonesia.com – Agus Saputra Holidu ST Tokoh Pemuda Asal Banyuasin yang kini menjabat sebagai staf di Balai Besar Wilayah Sumatera Selatan  (B2WSS) menilai, kerusakan jalan yang terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Banyuasin merupakan persoalan serius yang harus di selesaikan Pemkab Banyuasin. Apabila dibiarkan terus-menerus maka persoalan ekonomi dan kemiskinan akan terus terjadi di Bumi sedulang setudung Kabupaten Banyuasin. Jika ini tidak ada perubahan maka, ini salah satu bukti kegagalan pemerintah Kabupaten Banyuasin dibawah kepemimpinam Bupati Yan Anton Ferdian.

Agus Saputra mengatakan, persoalan jalan rusak dan jembatan rusak tidak akan pernah terselesaikan jika hanya mengandalkan dana APBD. Dirinya menyarankan Kepada Bupati Banyuasin agar bisa bergerak gesit dan kreatif yang tidak hanya mengandalkan dana APBD-B dan APBD-P.

Advertisement

“APBD yang kita miliki hanya Rp 1,9 Triliun, porsinya sudah jelas untuk sertifikasi guru, berobat gratis dan sebagainya. Artinya, untuk pembangunan infrastruktur hanya beberapa persen saja. Sehingga kalau mau menyelesaikan jalan hanya mengandalkan APBD sampai masa jabatan berakhir tidak akan selesai,”Jelas Agus saputra Holidu Kepada Buanaindonesia.com, Senin. (30/05/16)

Ditambahkan Pemuda Asli Kelurahan Seterio ini, seorang Bupati harus mampu mencari dana lain baik dari sektor swasta maupun dana pusat yang bersumber dari APBN.

“Bupati jangan hanya mengandalkan satu sektor saja, sehingga usulan yang kita lakukan tidak pernah terwujud. Bupati harus lebih lincah dan lebih gesit agar pembangunan di Banyuasin ini maju pesat. Kalau begini bagaiaman mau terwujud misi Bupati untuk Melanjutkan Pembangunan. Ajak para SKPD ke Jakarta. Keliling ke Mementerian-Kementerian. Tarik dana APBN sebanyak-banyaknya untuk Banyuasin,”ujarnya.

Masih dikatakan Alumni ITB Bandung  ini, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga sampai dengan 2019 memiliki program dukungan jalan daerah sampai dengan 500 km. Maka kesempatan bagi pemerintah untuk membuat usulan.

“Ini peluang bagi Pemkab Banyuasin untuk mengatasi permasalahan jalan yang pada musim hujan ini mengisolasi beberapa kecamatan antara lain Tungkal Ilir, Pulau Rimau dan Kecamatan2 di Jalur.”Imbuhnya.

Lanjut Agus, Banyuasin  memiliki kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Api-Api, ini menjadi salah satu alasan untuk menarik dana yang ada di kementerian.

” KEK jadi dasar kita untuk mengajukan usulan, saya yakin akan tembus usalannya. Maka Bupati harus pinter-pinter lah,”tandasnya.

Bagaimana Menurut Anda?